Apakah Kemenangan Trump pada Pemilu AS Termasuk Bersejarah atau Tidak?

Senin, 25 November 2024 - 14:10 WIB
loading...
Apakah Kemenangan Trump...
Donald Trump mampu memenangkan pemilu presiden AS dengan kemenangan telak. Foto/X/@realDonaldTrump
A A A
WASHINGTON - Donald Trump memenangkan Electoral College dan suara terbanyak dalam pemilihan presiden 2024. Faktanya, Trump tahun ini menjadi orang Republik kedua yang memenangkan suara terbanyak sejak 1988.

Sebagian besar daerah mengalami pergeseran margin ke arah Trump, baik di tempat-tempat yang secara historis dimenangkan oleh Partai Republik maupun tempat-tempat yang secara umum dimenangkan oleh Partai Demokrat.

Pada saat yang sama, margin Trump – baik dalam suara mentah maupun persentase – kecil menurut standar historis, bahkan selama seperempat abad terakhir, ketika pemilihan ketat telah menjadi aturan, termasuk pemilihan penghitungan ulang Florida tahun 2000 dan dua pemilihan Trump sebelumnya pada tahun 2016 dan 2020.

Melansir Al Jazeera, kemenangan Trump datang tanpa dorongan besar bagi Partai Republik yang kurang diperhitungkan. Margin sempit saat ini di DPR siap untuk tetap ada, dan Demokrat memenangkan empat pemilihan Senat di negara bagian medan pertempuran utama bahkan ketika Wakil Presiden Kamala Harris kalah di negara bagian tersebut dari Trump.

Selama pesta kemenangan malam pemilihannya, Trump menyatakan bahwa “Amerika telah memberi kita mandat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kuat.”

Apakah Kemenangan Trump pada Pemilu AS Termasuk Bersejarah atau Tidak?

1. AS Bergeser Jadi Masyarakat Konservatif

Tetapi Wayne Steger, seorang ilmuwan politik Universitas DePaul, mengatakan pemilihan tersebut memberikan sinyal yang beragam.

“Inflasi, imigrasi, beberapa bukti reaksi keras terhadap Demokrat terkait politik identitas, kejahatan, pendidikan, dan suasana publik yang bergerak ke arah konservatif semuanya menunjukkan kemenangan Republik,” katanya, dilansir Al Jazeera.

Namun, “Saya cenderung melihatnya sebagai pemilihan yang ketat di mana ada cukup sentimen anti-Demokrat untuk menang.”

2. Bukan Kemenangan yang Bersejarah dalam Politik AS

Trump memenangkan ketujuh negara bagian medan pertempuran tahun ini – Arizona, Georgia, Michigan, Nevada, North Carolina, Pennsylvania, dan Wisconsin. Sebaliknya, Harris bernasib lebih buruk di negara-negara bagian ini daripada yang dialami Presiden Joe Biden empat tahun sebelumnya.

Margin kemenangan Trump di tujuh negara bagian tersebut lebih lebar – mudah saja – daripada margin tujuh negara bagian terdekat dalam pemilihan Trump-Biden tahun 2020, dan setiap kontes presiden yang ketat di abad ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved