Jepang: Pakta Keamanan China-Kepulauan Solomon Bisa Berdampak pada Kawasan

Jum'at, 22 April 2022 - 11:00 WIB
loading...
Jepang: Pakta Keamanan...
Jepang: Pakta Keamanan China-Kepulauan Solomon Bisa Berdampak pada Kawasan. FOTO/Reuters
A A A
TOKYO - Perjanjian keamanan China dengan Kepulauan Solomon dapat mempengaruhi keamanan kawasan dan kemungkinan menjadi topik diskusi antara para pemimpin Jepang dan Selandia Baru.

Pakta keamanan itu merupakan terobosan besar bagi China di Pasifik yang kaya sumber daya, yang selama beberapa dekade dianggap Australia dan Selandia Baru sebagai "halaman belakang" mereka. Sementara Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan minggu ini, bahwa Amerika Serikat, Jepang, Australia dan Selandia Baru prihatin dengan keberadaan pakta ini.

Baca: Menteri Australia Desak Kepulauan Solomon Tidak Teken Pakta Keamanan dengan China

"Kesepakatan ini kemungkinan akan berdampak pada keamanan kawasan secara keseluruhan, jadi kami mengawasinya dengan penuh perhatian," kata Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Hirokazu Matsuno dalam konferensi pers, Kamis (21/4/2022), seperti dikutip dari Reuters.

Meskipun dia mengatakan banyak detail dari kesepakatan itu tetap tidak diketahui, itu kemungkinan akan menjadi topik diskusi ketika Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern saat bertemu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved