3 Pemicu Kebakaran di Los Angeles, Salah Satunya Dikaitkan Karma Mendukung Genosida di Gaza

Sabtu, 11 Januari 2025 - 15:07 WIB
loading...
3 Pemicu Kebakaran di...
Los Angles mengalami kebakaran hutan parah yang dikaitkan dengan dukungannya terhadap genosida di Gaza. Foto/X/@_khkmagduru_@_khkmagduru_
A A A
WASHINGTON - Kecepatan dan intensitas kobaran api yang melanda Los Angeles minggu ini telah menguji infrastruktur pemadam kebakarannya -- dan menimbulkan pertanyaan dan kritik seputar kesiapsiagaan.

Hidran mengering di lingkungan Pacific Palisades saat dilanda salah satu dari lima kebakaran terpisah di wilayah tersebut, sementara kekurangan air juga menghambat upaya di tempat lain.

"Kami butuh jawaban tentang bagaimana itu bisa terjadi," tulis Gubernur California Gavin Newsom dalam suratnya kepada kepala Departemen Air dan Tenaga Los Angeles dan Pekerjaan Umum Kabupaten Los Angeles.

3 Pemicu Kebakaran di Los Angeles, Salah Satunya Dikaitkan Karma Mendukung Genosida di Gaza

1. Kurangnya Air

Menyebut kurangnya air dan tekanan air sebagai "sangat meresahkan," Newsom memerintahkan pejabat negara bagian untuk menyiapkan laporan independen tentang penyebabnya.

Chris Sheach, asisten profesor manajemen bencana di Paul Smith's College di negara bagian New York, mengatakan kepada AFP bahwa sebagian masalahnya adalah infrastruktur pemadam kebakaran kota tidak dirancang untuk kebakaran besar yang luasnya beberapa hektar.

"Sistem mereka dibangun untuk memadamkan kebakaran rumah perorangan," katanya, atau untuk "menanggapi kebakaran bangunan komersial atau perumahan."

Jumlah air yang digunakan untuk satu bangunan dibandingkan dengan jumlah yang dibutuhkan untuk memadamkan api yang membakar ribuan hektar sangat berbeda, tambahnya.

Upaya pemadaman kebakaran awal menciptakan permintaan air empat kali lipat dari biasanya selama sekitar 15 jam, kata Janisse Quinones, CEO dan kepala teknisi di departemen air kota, kepada New York Times.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved