Kelompok Bersenjata Bantai 150 Orang, Presiden Nigeria Murka

Rabu, 13 April 2022 - 19:23 WIB
loading...
A A A
Saksi mata mengatakan lebih dari 100 rumah dibakar, serta menara ponsel. Layanan telepon sudah tidak dapat diandalkan di daerah terpencil, sehingga sulit bagi warga untuk memanggil polisi untuk meminta bantuan, tetapi juga untuk berita tentang serangan untuk keluar.

Baca juga: Boko Haram Culik 17 Gadis di Timur Laut Nigeria

Analis mengatakan geng kriminal, yang dikenal di Nigeria sebagai bandit , dari negara bagian Kaduna yang berbatasan di barat laut telah menjadi lebih berani dalam beberapa tahun terakhir. Wilayah tersebut telah menyaksikan bentrokan antara petani lokal dan penggembala atas akses ke air dan tanah selama bertahun-tahun, yang berkembang menjadi geng kriminal yang melakukan pembunuhan balas dendam.

Pada tanggal 28 Maret, bandit menargetkan sebuah kereta api yang melakukan perjalanan dari Abuja ke negara bagian Kaduna, meledakkan relnya, menewaskan delapan orang dan menculik puluhan lainnya.

Beberapa video para sandera telah dirilis, menunjukkan mereka di hutan yang dikelilingi oleh orang-orang bersenjata, memohon ke kamera agar pemerintah membantu.

Baca juga: Kereta Penumpang Nigeria Diserang, Diduga Dilakukan Kelompok Bandit Bersenjata
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?
Langka, Pilot Ini Selamatkan...
Langka, Pilot Ini Selamatkan 80 Penumpang dari Pesawat yang Mesinnya Meledak di Udara
Inggris Diperintahkan...
Inggris Diperintahkan Bayar Rp9,6 Triliun untuk Ganti Rugi Pembunuhan Era Kolonial
Serangan AS di Nigeria...
Serangan AS di Nigeria Salah Sasaran, Banyak Desa Tak Berafiliasi ISIS Jadi Korban
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Berita Terkini
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved