Serangan AS di Nigeria Salah Sasaran, Banyak Desa Tak Berafiliasi ISIS Jadi Korban

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:35 WIB
loading...
Serangan AS di Nigeria...
Serangan AS di Nigeria salah sasaran. Foto/X/@coachgreatsam
A A A
WASHINGTON - Sehari setelah sebagian rudal yang ditembakkan oleh Amerika Serikat menghantam desa mereka, mendarat hanya beberapa meter dari satu-satunya fasilitas medis, penduduk Jabo di Nigeria barat laut berada dalam keadaan syok dan kebingungan.

Suleiman Kagara, seorang penduduk komunitas pertanian yang tenang dan mayoritas Muslim di distrik Tambuwal, negara bagian Sokoto, mengatakan kepada CNN bahwa ia mendengar ledakan keras dan melihat kobaran api saat sebuah proyektil terbang di atas kepala sekitar pukul 10 malam pada hari Kamis.

Tak lama kemudian, benda itu jatuh dan meledak saat menghantam tanah, membuat penduduk desa lari ketakutan.

“Kami tidak bisa tidur semalam,” kata Kagara. “Kami belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya.”

Kagara tidak menyadari saat itu, tetapi apa yang disaksikannya adalah bagian dari serangan AS yang kemudian disebut Presiden Donald Trump sebagai “hadiah Natal” untuk teroris.

Baca Juga: Akankah China Menyelamatkan Venezuela?

Tidak lama setelah benturan di Jabo, Trump menyatakan pada hari Kamis bahwa AS telah melakukan “serangan yang kuat dan mematikan” terhadap militan ISIS di wilayah tersebut, yang dituduhkannya “menargetkan dan membunuh secara kejam, terutama, orang-orang Kristen yang tidak bersalah, pada tingkat yang belum pernah terjadi selama bertahun-tahun, bahkan berabad-abad!”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Berita Terkini
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved