Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jum'at, 24 Juli 2026 - 08:08 WIB
loading...
IRGC nyatakan pangkalan Inggris mana pun yang digunakan AS untuk menyerang Iran menjadi target sah. Foto/UK Defence Journal
A
A
A
LONDON - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa pangkalan militer Inggris mana pun yang digunakan Amerika Serikat (AS) untuk melancarkan serangan terhadap Teheran akan menjadi target yang sah. Peringatan tersebut memicu Inggris untuk menyiagakan tentara militernya 24 jam penuh.
Dalam sebuah pernyataan, IRGC mengatakan AS baru-baru ini menggunakan pesawat pengebom B-1 yang terbang dari RAF Fairford di Inggris setelah kapal perang Amerika yang beroperasi di Samudra Hindia kehabisan persediaan rudal jelajah mereka.
Baca Juga: AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
"Pangkalan mana pun yang digunakan untuk agresi terhadap wilayah Iran adalah target yang sah bagi kami," kata IRGC pada hari Kamis.
IRGC memperingatkan Inggris untuk tidak memperburuk rekam jejaknya lebih lanjut, menuduh London sebagai arsitek utama ketidakstabilan di Timur Tengah, dan mengatakan bahwa London telah memainkan salah satu peran terbesar dalam serangan AS dan Israel baru-baru ini terhadap Iran.
Sebelumnya, IRGC mengatakan telah menyerang unit perang elektronik AS di Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar dan merusak menara pengontrol lalu lintas udara di fasilitas tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, IRGC mengatakan AS baru-baru ini menggunakan pesawat pengebom B-1 yang terbang dari RAF Fairford di Inggris setelah kapal perang Amerika yang beroperasi di Samudra Hindia kehabisan persediaan rudal jelajah mereka.
Baca Juga: AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
"Pangkalan mana pun yang digunakan untuk agresi terhadap wilayah Iran adalah target yang sah bagi kami," kata IRGC pada hari Kamis.
IRGC memperingatkan Inggris untuk tidak memperburuk rekam jejaknya lebih lanjut, menuduh London sebagai arsitek utama ketidakstabilan di Timur Tengah, dan mengatakan bahwa London telah memainkan salah satu peran terbesar dalam serangan AS dan Israel baru-baru ini terhadap Iran.
Sebelumnya, IRGC mengatakan telah menyerang unit perang elektronik AS di Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar dan merusak menara pengontrol lalu lintas udara di fasilitas tersebut.
Lihat Juga :