Tolak Berperang di Ukraina, Pasukan Terjun Payung Rusia Dipecat dan Dipidana
Minggu, 10 April 2022 - 09:38 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Moskow: Rusia dan AS Bisa Konfrontasi Militer Langsung
Beberapa orang Rusia yang ditangkap mengatakan bahwa para pemimpin mereka berbohong kepada mereka tentang rencana untuk menyerang Ukraina, yang membuat mereka tidak siap untuk perlawanan sengit.
Terlepas dari banyak keuntungan yang didapatkan, militer Rusia gagal mencapai kemenangan cepat yang diharapkan di Ukraina.
Kepala intelijen Inggris Jeremy Fleming mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin "salah menilai" situasi sebelum menyerang, sebagian karena para penasihatnya takut mengatakan yang sebenarnya.
NATO memperkirakan bulan lalu bahwa antara 7.000 dan 15.000 tentara Rusia tewas dalam aksi di Ukraina.
Dalam pengakuan jujur yang langka, seorang juru bicara Kremlin mengakui di Sky News pada hari Kamis bahwa Rusia memiliki kerugian pasukan yang signifikan dan itu adalah tragedi besar bagi Rusia.
Baca juga: PM Inggris dan Zelensky Bertemu 4 Mata di Kiev, Janjikan Banyak Senjata
Beberapa orang Rusia yang ditangkap mengatakan bahwa para pemimpin mereka berbohong kepada mereka tentang rencana untuk menyerang Ukraina, yang membuat mereka tidak siap untuk perlawanan sengit.
Terlepas dari banyak keuntungan yang didapatkan, militer Rusia gagal mencapai kemenangan cepat yang diharapkan di Ukraina.
Kepala intelijen Inggris Jeremy Fleming mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin "salah menilai" situasi sebelum menyerang, sebagian karena para penasihatnya takut mengatakan yang sebenarnya.
NATO memperkirakan bulan lalu bahwa antara 7.000 dan 15.000 tentara Rusia tewas dalam aksi di Ukraina.
Dalam pengakuan jujur yang langka, seorang juru bicara Kremlin mengakui di Sky News pada hari Kamis bahwa Rusia memiliki kerugian pasukan yang signifikan dan itu adalah tragedi besar bagi Rusia.
Baca juga: PM Inggris dan Zelensky Bertemu 4 Mata di Kiev, Janjikan Banyak Senjata
(ian)
Lihat Juga :