2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:37 WIB
loading...
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
Dua pesawat pengebom nuklir dari 2 negara adikuasa yang bermusuhan jatuh di hari yang sama. Foto/X/@BoeingB52BUFF
A A A
WASHINGTON - Sebuah pesawat pengebom B-52 Angkatan Udara AS jatuh tak lama setelah lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Edwards di Gurun Mojave, California Selatan, pada hari Senin, menewaskan kedelapan orang di dalamnya. Berjarak beberapa mil, pada hari yang sama, sebuah pesawat pengebom strategis Tu-22M3 Rusia jatuh di wilayah Irkutsk, Siberia, selama penerbangan latihan.

Pesawat tempur militer dari dua musuh terbesar Perang Dingin ini dirancang untuk menyerang target darat dan laut musuh dengan menjatuhkan bom, bahkan bom nuklir, mengerahkan torpedo, atau meluncurkan rudal jelajah yang diluncurkan dari udara.


2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama

1. Kecelakaan Pesawat Pengebom B-52

Melansir NDTV, pesawat pengebom B-52 Stratofortress Angkatan Udara AS jatuh saat lepas landas, terbakar dan menewaskan kedelapan awaknya, kata para pejabat Angkatan Udara. Pesawat bermesin delapan, bertenaga jet, yang dibangun untuk membawa berbagai macam bom nuklir dan konvensional, sedang dalam misi uji rutin ketika jatuh di landasan pacu di Edwards tepat setelah lepas landas, Kolonel Angkatan Udara James Hayes mengatakan kepada wartawan kemudian.

Video pasca-kecelakaan menunjukkan kepulan asap hitam yang menjulang tinggi dari lokasi kecelakaan, yang terlihat dari jarak bermil-mil segera setelah kecelakaan. Rekaman video udara dari lokasi kecelakaan, sekitar 100 mil (161 km) di utara Los Angeles, menunjukkan hamparan gurun yang hangus dan berasap lebih besar dari lapangan sepak bola saat sebuah kendaraan darurat terlihat melaju di sepanjang perimeter lokasi. Dari kejauhan, tidak ada puing-puing besar yang terlihat jelas dalam rekaman tersebut.

Kolonel Hayes mengatakan bahwa "awak campuran" yang terdiri dari delapan orang di dalam pesawat tersebut terdiri dari warga sipil pemerintah, kontraktor pemerintah, dan personel militer berseragam. Raksasa kedirgantaraan Boeing, yang merancang dan membangun pesawat tersebut, mengatakan bahwa dua karyawannya termasuk di antara korban tewas.

Penerbangan tersebut dimaksudkan untuk mendukung program modernisasi radar, kata Hayes kepada wartawan. Penyebab kecelakaan itu tidak diketahui dan sedang diselidiki, tambahnya.

Para pejabat Angkatan Udara tidak menyebutkan nama para korban, mengatakan bahwa mereka masih dalam proses memberi tahu keluarga mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
6 Negara yang Memiliki...
6 Negara yang Memiliki Angkatan Udara Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved