AS: Penindasan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya adalah Genosida

Selasa, 22 Maret 2022 - 05:00 WIB
loading...
AS: Penindasan Myanmar...
AS: Penindasan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya adalah genosida. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Penindasan kekerasan terhadap sebagian besar populasi Muslim Rohingya di Myanmar sama dengan genosida, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan pada Senin (21/3/2022). Sebuah deklarasi yang dimaksudkan untuk menghasilkan tekanan internasional dan meletakkan dasar bagi tindakan hukum potensial.

Pihak berwenang membuat keputusan berdasarkan laporan yang dikonfirmasi tentang kekejaman massal terhadap warga sipil oleh militer Myanmar dalam kampanye yang meluas dan sistematis terhadap etnis minoritas, kata Blinken dalam pidatonya di Museum Peringatan Holocaust AS.

Baca: Rohingya Tuntut Facebook Rp2,8 Kuadriliun karena Memicu Genosida di Myanmar

“Ini adalah kedelapan kalinya sejak Holocaust, AS menyimpulkan telah terjadi genosida,” kata Blinken, seperti dikutip dari AP. Ia menekankan pentingnya menarik perhatian pada ketidakmanusiawian bahkan ketika serangan mengerikan terjadi di tempat lain di dunia, termasuk Ukraina.

"Ya, kami mendukung rakyat Ukraina," katanya. “Dan kita juga harus berdiri dengan orang-orang yang menderita kekejaman di tempat lain,” lanjutnya.

Pemerintah Myanmar, juga dikenal sebagai Burma, sudah berada di bawah berbagai lapisan sanksi AS sejak kudeta militer menggulingkan pemerintah yang dipilih secara demokratis pada Februari 2021. Ribuan warga sipil di seluruh negeri telah dibunuh dan dipenjarakan sebagai bagian dari kampanye yang sedang berlangsung. represi terhadap siapa pun yang menentang junta yang berkuasa.

Baca: Pria Bersenjata Serang Kamp Pengungsi Rohingya, 7 Orang Tewas
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Tekor! Bandara Israel...
Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang
Rekomendasi
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved