Misteri Rusia Tak Gunakan Jet Tempur Canggih Gempur Ukraina, Ini Jawabannya

Rabu, 02 Maret 2022 - 00:01 WIB
loading...
Misteri Rusia Tak Gunakan...
Kompleks gedung administratif di Kharkiv, Ukraina, hancur oleh serangan Rusia. Ada misteri mengapa Rusia belum menggunakan jet tempur canggihnya dalam perang melawan Ukraina. Foto/REUTERS/Vyacheslav Madiyevskyy
A A A
KIEV - Rusia belum menggunakan jet-jet tempur canggihnya sejak awal invasi ke Ukraina . Misteri ini yang membuat analis militer bingung.

Moskow memiliki sejumlah jet tempur canggih seperti pesawat siluman Su-57 dan pesawat pengebom nuklir. Namun, mengapa mereka tidak menggunakannya meski telah meluncurkan serangan militer besar-besaran?

Ternyata, proses operasi militer seperti itu telah didefinisikan dengan baik sejak Perang Dunia II.

Prosesnya adalah meluncurkan rudal serangan presisi terlebih dahulu. Menggunakan misil-misil tersebut untuk menghancurkan radar, senjata anti-pesawat dan landasan pacu untuk mencegah pesawat lawan terbang.

Kemudian barulah dikerahkan jet-jet tempur untuk menjaga agar langit atau wilayah udaranya tetap aman dan merespons setiap panggilan bantuan dari pasukan dan tank yang bergerak di darat.

Baca juga: Ukraina Minta Dukungan Indonesia dalam Perang Lawan Rusia

Sejauh ini, Presiden Rusia Vladimir Putin belum sampai pada proses pengerahan jet-jet tempur canggih.

“Angkatan Udara Rusia missing in action, dan sebagian besar tidak digunakan,” kata direktur penelitian lembaga think tank CNA Rusia, Michael Kofman.

“Dalam [beberapa] hari pertama, penerbangan taktis Rusia, kecuali beberapa Su-25, sebagian besar berada di sela-sela. Begitu juga kebanyakan helikopter tempur. Mereka memiliki ratusan dari keduanya dikerahkan di daerah itu," ujarnya.

Misteri di Balik Itu

Analis militer memilih melalui bukti untuk memahami apa yang terjadi. Apakah rentetan peluru kendali pembuka gagal membuka jalan?

Apakah Rusia memiliki kemampuan untuk mengkoordinasikan pasukannya dengan baik? Apakah ada ketakutan akan friendly fire? Apakah ada cukup amunisi berpemandu canggih?

Apakah itu sesuatu yang lain? Atau semua di atas?

“Langkah selanjutnya yang logis dan diantisipasi secara luas, seperti yang terlihat di hampir setiap konflik militer sejak 1938, adalah agar Pasukan Dirgantara Rusia (VKS) melakukan operasi serangan skala besar untuk menghancurkan Angkatan Udara Ukraina,” kata peneliti lembaga think tank RUSI, Justin Bronk.

“Ini tidak terjadi," ujarnya, seperti dikutip news.com.au, Selasa (1/3/2022).

Sebaliknya, kekuatan luar biasa dari sekitar 300 pesawat tempur Rusia yang ditempatkan di sekitar Ukraina sebagian besar berada di darat. Setidaknya sampai sekarang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
AS Serang Iran, Ledakan...
AS Serang Iran, Ledakan Hebat Terdengar di Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
Laga Terakhir di Stadion...
Laga Terakhir di Stadion Dallas: Prancis vs Spanyol Main di Lapangan Premium
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
Berita Terkini
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Infografis
Pilot Jet Tempur F-16...
Pilot Jet Tempur F-16 Ukraina Pavlo Ivanov Dapat Gelar Pahlawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved