Junta Myanmar Umumkan Amnesti untuk Lebih dari 800 Tahanan

Sabtu, 12 Februari 2022 - 15:15 WIB
loading...
Junta Myanmar Umumkan...
Junta Myanmar Umumkan Amnesti untuk Lebih dari 800 Tahanan. FOTO/Reuters
A A A
YANGON - Junta Myanmar mengumumkan amnesti bagi lebih dari 800 tahanan untuk menandai Hari Persatuan negara itu, Sabtu (12/2/2022). Hal ini diumumkan saat Junta mengadakan parade dan unjuk kekuatan di ibu kota negara, Naypyidaw.

Kepala Junta, Min Aung Hlaing mengeluarkan "perintah pengampunan" untuk 814 tahanan dalam rangka memperingati ulang tahun ke-75 Hari Persatuan, sebut laporan media pemerintah.

Baca: Waswas Rusia Bakal Invasi Ukraina, AS Akan Evakuasi Kedutaan

“Mereka yang diberi amnesti sebagian besar akan berasal dari penjara di pusat komersial Yangon,” kata juru bicara junta, Zaw Min Tun kepada AFP, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Min Tun tidak mengatakan apakah akademisi Australia yang ditahan selama lebih dari satu tahun, Sean Turnell, akan termasuk di antara mereka yang dibebaskan. Turnell, seorang profesor ekonomi Australia, bekerja sebagai penasihat Aung San Suu Kyi, ketika dia ditangkap Februari lalu, hanya beberapa hari setelah kudeta militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved