Waswas Rusia Bakal Invasi Ukraina, AS Akan Evakuasi Kedutaan

Sabtu, 12 Februari 2022 - 14:15 WIB
loading...
Waswas Rusia Bakal Invasi...
Khawatir Rusia bakal invasi Ukraina, AS akan evakuasi kedubes di Kiev. Foto/New York Post
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) akan mengevakuasi kedutaan besarnya di Kiev ketika para pejabat intelijen Barat memperingatkan bahwa invasi Rusia ke Ukraina semakin dekat.

Pejabat AS mengatakan Departemen Luar Negeri berencana untuk mengumumkan pada Sabtu (12/2/2022) pagi waktu setempat bahwa hampir semua staf Amerika di kedutaan Kiev akan diminta untuk pergi sebelum invasi Rusia yang ditakuti terjadi seperti dilansir dari AP.

Sejumlah kecil pejabat mungkin tetap berada di Kiev tetapi sebagian besar dari hampir 200 orang Amerika di kedutaan akan dikirim atau dipindahkan ke ujung barat Ukraina, dekat perbatasan Polandia, sehingga AS dapat mempertahankan kehadiran diplomatik di negara itu.

Terkait laporan ini Departemen Luar Negeri AS tidak akan berkomentar.

Baca juga: Biden: Itu Perang Dunia saat Orang Amerika dan Rusia Mulai Saling Tembak!

Departemen Luar Negeri AS sebelumnya telah memerintahkan keluarga staf kedutaan di Kiev untuk pergi. Tapi itu diserahkan kepada kebijaksanaan personel yang tidak penting jika mereka ingin pergi. Langkah baru itu dilakukan saat Washington meningkatkan peringatannya tentang kemungkinan invasi Rusia ke Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved