Usai Pemusnahan Ribuan Ekor, Hong Kong Izinkan Lagi Penjualan Hamster

Minggu, 30 Januari 2022 - 15:44 WIB
loading...
Usai Pemusnahan Ribuan...
Usai pemusnahan ribuan ekor, Hong Kong izinkan lagi penjualan hamster. FOTO/Reuters
A A A
HONG KONG - Puluhan toko hewan peliharaan yang menjual hamster di Hong Kong dapat melanjutkan bisnisnya mulai Minggu (30/1/2022). Pekan lalu, ribuan hamster dimusnahkan karena kekhawatiran soal penularan virus Corona .

Kebijakan otoritas Hong Kong ini sempat membuat marah pecinta hewan peliharaan, karena memerintahkan pemusnahan lebih dari 2.200 hamster, setelah melacak wabah ke seorang pekerja di sebuah toko tempat 11 hamster dinyatakan positif.

Baca: Hamster Dibantai Pemerintah Hong Kong, Pengkritik Protes dengan NFT

Hamster impor dari Belanda ke wilayah China disebut-sebut sebagai salah satu sumber penularan. Hingga kini, semua jenis impor hamster tetap dilarang oleh pemerintah Hong Kong.

Pada Sabtu (29/1/2022), Departemen Pertanian, Perikanan dan Konservasi kota mengatakan dalam sebuah pernyataan, mereka mengumpulkan 1.134 sampel dari hewan selain hamster, termasuk kelinci dan chinchilla, yang semuanya negatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
IATA Peringatkan Krisis...
IATA Peringatkan Krisis Avtur akan Terjang Asia Terlebih Dulu, Baru Eropa dan Amerika Latin
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Hong Kong Hukum Bos...
Hong Kong Hukum Bos Apple Daily Jimmy Lai 20 Tahun Penjara, Kritiknya Dicap Kolusi dengan Asing
Festival Perahu Naga...
Festival Perahu Naga Bakal Meriahkan Lagi Puncak Liburan Musim Panas di Hong Kong
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved