250 Mantan Agen Intelijen Mossad Minta Perang Gaza Diakhiri

Senin, 14 April 2025 - 06:00 WIB
loading...
250 Mantan Agen Intelijen...
Lebih dari 250 mantan agen intelijen Mossad minta perang Gaza diakhiri. Foto/X/@TiagoMarcal30
A A A
TEL AVIV - Lebih dari 250 mantan pejabat dari badan intelijen Israel Mossad merilis petisi baru Minggu malam yang menyerukan diakhirinya segera perang di Gaza untuk memfasilitasi pembebasan semua sandera.

Petisi tersebut menambah gelombang perbedaan pendapat publik yang berkembang dalam lembaga keamanan Israel. Sejak Kamis, setidaknya enam petisi telah ditandatangani oleh para prajurit cadangan, perwira pensiunan, dan veteran dari berbagai cabang militer Israel.

Menurut harian Yedioth Ahronoth: “Surat tersebut, yang diprakarsai oleh mantan perwira senior Mossad GailShorsh, memuat tanda tangan tiga mantan kepala Mossad – DannyYatom, EphraimHalevy dan TamirPardo – serta puluhan kepala departemen dan wakil kepala departemen dalam lembaga tersebut.”

Ini adalah petisi kedua dalam kurun waktu 24 jam yang ditandatangani oleh mantan atau anggota pasukan keamanan Israel saat ini.

Sebelumnya pada hari Minggu, sekitar 200 dokter cadangan militer yang masih aktif juga menandatangani petisi yang menuntut diakhirinya perang dan pengembalian sandera yang ditawan di Gaza.

Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir

Sebelumnya, sekelompok 1.000 prajurit cadangan Angkatan Udara Israel saat ini dan sebelumnya menyerukan pada hari Kamis agar semua tawanan yang ditahan di Jalur Gaza dikembalikan, "bahkan jika itu berarti mengakhiri perang" melawan kelompok Palestina Hamas.

"Melanjutkan perang tidak akan memajukan tujuan perang yang dinyatakan dan akan mengakibatkan kematian para sandera, tentara IDF (angkatan darat) dan warga sipil yang tidak bersalah," kata sebuah surat yang diterbitkan oleh para prajurit cadangan di media Israel.

Surat tersebut menyerukan "pemulangan segera" tawanan Israel dari Gaza, dengan mengatakan bahwa perang sekarang hanya melayani "kepentingan politik dan pribadi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Penumpang Ngamuk Berusaha...
Penumpang Ngamuk Berusaha Serang Pilot, Pesawat Mendarat Darurat
Rekomendasi
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Berita Terkini
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved