Negara Ini Kembali Larang Rakyatnya Kunjungi Israel, Marah atas Pembantaian di Gaza

Selasa, 15 April 2025 - 00:04 WIB
loading...
Negara Ini Kembali Larang...
Bangladesh kembali melarang seluruh rakyatnya mengunjungi Israel sebagai protes kemarahan atas pembantaian di Gaza. Foto/via Dhaka Tribune
A A A
DHAKA - Pemerintah Bangladesh kembali menerapkan larangan bagi seluruh rakyatnya untuk bepergian ke Israel. Itu sebagai respons atas kemarahan publik terhadap pembantaian rakyat Palestina di Jalur Gaza oleh militer Zionis Israel.

Pemerintah sementara Bangladesh, yang dipimpim Muhammad Yunus, telah memberlakukan kembali tulisan "kecuali Israel" pada paspornya—yang dihapus oleh pemerintahan Sheikh Hasina pada tahun 2021—saat Israel dikecam secara global atas serangannya di Gaza.

Kementerian Dalam Negeri Bangladesh mengeluarkan arahan yang meminta departemen paspor dan imigrasi untuk mengembalikan kalimat "Paspor ini berlaku untuk semua negara di duniakecuali Israel" dalam izin perjalanan resmi bagi warga negara yang berkunjung ke luar negeri. Demikian laporan kantor berita pemerintah Bangladesh, BSS, Senin (14/4/2025).

Baca Juga: Hamas Akan Bebaskan Seluruh Sandera Israel Jika Ada Jaminan Perang Gaza Berakhir

"Kami mengeluarkan surat (arahan) tersebut pada tanggal 7 April," kata Nilima Afroze, Wakil Sekretaris Divisi Layanan Keamanan Kementerian Dalam Negeri Bangladesh.


Kebijakan 'Kecuali Israel' Bangladesh


Paspor Bangladesh yang lama biasanya memuat kalimat: "Paspor ini berlaku untuk semua negara di dunia kecuali Israel."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved