Wanita Ini Gugat Lab DNA karena Hasil yang Keliru Membuatnya Terlanjur Aborsi

Senin, 14 April 2025 - 21:00 WIB
loading...
Wanita Ini Gugat Lab...
Wanita AS gugat lab DNA karena hasil tes yang keliru membuatnya terlanjur aborsi. Foto/Times of India
A A A
WASHINGTON - Sebuah kasus yang sangat menyedihkan dialami seorang wanita Amerika Serikat. Dia melakukan aborsi setelah tes DNA di dua laboratorium menyatakan bayi yang dikandungnya merupakan anak dari pria lain, bukan anak dari tunangannya.

Momen yang menghancurkan hatinya terjadi setelah beberapa bulan kemudian, salah satu laboratorium memberi tahu bahwa hasil tes DNA tersebut keliru. Artinya, bayi yang digugurkan benar-benar anak dari tunangannya, bukan anak dari pria lain.

Wanita 28 tahun asal Yonkers, New York, yang meminta dirahasiakan identitasnya itu kini menggugat dua laboratorium pengujian DNA atas kesalahan dalam hasil tes paternitas yang menyebabkannya menggugurkan kandungan.

Baca Juga: Wanita Ini Melahirkan Bayi Orang Lain karena Kesalahan dalam Proses IVF

Gara-gara terlanjur aborsi, dia tak hanya kehilangan bayi tapi hubungan jangka panjang dengan tunangannya juga hancur.

Mengutip laporan The New York Post, Senin (14/4/2025), wanita yang berprofesi sebagai asisten administrasi itu mengeklaim bahwa dia disesatkan oleh laporan paternitas dari Winn Health Labs di Bronx dan DNA Diagnostics Center (DDC) yang berpusat di Ohio.

Dia mengatakan bahwa hasil yang salah dari dua laboratorium itu mendorongnya untuk menggugurkan bayi yang dia kira bukan dari tunangannya.

"Putri saya seharusnya lahir pada tanggal 17 April," katanya kepada media tersebut, sambil menangis.

"Saya berduka. Saya hanya memiliki banyak emosi. Hasil ini adalah alasan mengapa saya memutuskan untuk melakukan apa yang saya lakukan," ujarnya.

Wanita itu dan tunangannya telah mencoba untuk hamil tetapi sempat berpisah tahun lalu karena stres.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh
Rekomendasi
Deretan Rekor Bersejarah...
Deretan Rekor Bersejarah Lionel Messi di Piala Dunia 2026
MUI Desak Koruptor Dihukum...
MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Berita Terkini
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved