Nelayan Tradisional Peru Khawatirkan Tumpahan Minyak Dampak Tsunami Tonga

Minggu, 23 Januari 2022 - 20:00 WIB
loading...
A A A
Baca: Lapisan Abu Tebal Disingkirkan dari Bandara Tonga, Arus Bantuan Siap Masuk

Ini adalah area yang penuh dengan sol, lorna drum yang biasa digunakan dalam ceviche kelezatan lokal, hidangan ikan mentah yang diasinkan dan sangat terkenal di Peru. Nelayan tradisional menggunakan praktik skala kecil, teknologi rendah, modal rendah, sebagian besar dari pantai atau bebatuan.

Kementerian lingkungan mengatakan 174 ha - setara dengan 270 lapangan sepak bola - laut, pantai, dan cagar alam terpengaruh. Kantor jaksa agung mengatakan, tumpahan 6.000 barel minyak ke laut itu "membahayakan flora dan fauna di dua kawasan lindung".

Pihak berwenang menarik ikan dan burung mati yang tertutup minyak dari laut, dan harus menutup tiga pantai, yang berarti ratusan nelayan tidak punya tempat untuk bekerja.

Baca: Ini Foto Pertama Dampak Letusan Gunung Berapi Tonga Picu Tsunami 15 Meter

Pejabat kilang mengatakan mereka telah mendirikan "penghalang penahanan yang menutupi semua zona yang terkena dampak dan brigade dengan tim laut dan darat khusus telah dikerahkan". Namun para nelayan, yang beberapa di antaranya hidup dari mulut ke mulut, khawatir mereka bisa dicegah bekerja selama bertahun-tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
AS Dituding Berencana...
AS Dituding Berencana Dominasi Amerika Latin Sepenuhnya
Wali Kota Ini Tewas...
Wali Kota Ini Tewas Diberondong Tembakan Pembunuh Bayaran saat Berangkat ke Kantor
Siapa Laura Fernandez?...
Siapa Laura Fernandez? Presiden Baru Kosta Rika yang Ingin Jadi Perisai AS di Amerika Latin
Gempa 7,5 Magnitudo...
Gempa 7,5 Magnitudo Guncang Jepang, Peringatan Tsunami 3 Meter Picu Kekhawatiran
Kotak Pandora Terbuka...
Kotak Pandora Terbuka di Amerika Latin, Mungkinkah Ada Perlawanan kepada AS?
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved