Gunung Berapi Bawah Laut Meletus, Tonga Keluarkan Peringatan Tsunami

Sabtu, 15 Januari 2022 - 21:15 WIB
loading...
Gunung Berapi Bawah...
Gunung Berapi Bawah Laut Meletus, Tonga Keluarkan Peringatan Tsunami.
A A A
NUKUALOFA - Negara Pasifik, Tonga mengeluarkan peringatan tsunami pada Sabtu (15/1/2022), setelah gunung berapi bawah laut meletus. Letusan mengirimkan gelombang besar yang menerjang pantai dan orang-orang bergegas ke tempat yang lebih tinggi.

Tidak ada laporan segera tentang cedera atau tingkat kerusakan karena komunikasi dengan negara kecil itu tetap bermasalah. Video yang diposting ke media sosial menunjukkan gelombang besar menyapu pantai di daerah pesisir, berputar-putar di sekitar rumah dan bangunan.

Baca: Sejarah Gempa dan Tsunami di Selat Sunda, 1903 Paling Dahsyat

Seperti dikutip dari Al Jazeera, Badan Meteorologi Tonga mengatakan, peringatan tsunami berlaku untuk seluruh wilayah Tonga. Militer Selandia Baru mengatakan sedang memantau situasi dan tetap siaga, siap membantu jika diminta.

Situs berita Islands Business melaporkan bahwa konvoi polisi dan pasukan militer mengevakuasi Raja Tonga Tupou VI dari istananya di dekat pantai. Dia termasuk di antara banyak penduduk yang menuju tempat yang lebih tinggi.

Letusan terakhir gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai terjadi hanya beberapa jam setelah peringatan tsunami pada hari Jumat dicabut. Seorang pengguna Twitter bernama Dr Faka'iloatonga Taumoefolau memposting video yang menunjukkan ombak menerjang pantai.

Baca: Pusat Gempa Banten yang Guncang Jakarta Ternyata Pernah Terjadi Tsunami

"Benar-benar dapat mendengar letusan gunung berapi, terdengar sangat keras," tulisnya. Ia menambahkan di posting selanjutnya: "Hujan abu dan kerikil kecil, kegelapan menyelimuti langit."

Sebelumnya, situs berita Matangi Tonga melaporkan bahwa para ilmuwan mengamati ledakan besar, guntur dan kilat di dekat gunung berapi setelah mulai meletus pada Jumat pagi. Situs itu mengatakan citra satelit menunjukkan segumpal abu, uap, dan gas selebar 5 km (3 mil) naik ke udara hingga sekitar 20 km (12 mil).

Letusan itu begitu kuat sehingga terdengar sebagai "suara guntur yang keras" di Fiji lebih dari 800 kilometer (500 mil), kata para pejabat di Suva. Pihak berwenang di Fiji terdekat juga mengeluarkan peringatan, memberitahu orang-orang untuk menghindari garis pantai karena arus kuat dan gelombang berbahaya.



Lebih dari 2.300 km (1.400 mil) jauhnya di Selandia Baru, para pejabat memperingatkan gelombang badai dari letusan. Badan Manajemen Darurat Selandia Baru mengeluarkan peringatan tentang aktivitas tsunami untuk pantai utara dan timurnya dengan daerah yang diperkirakan akan mengalami arus kuat dan tidak biasa, dan gelombang pasang yang tidak terduga di pantai.

Badan Manajemen Darurat Nasional mengatakan, beberapa bagian dari Selandia Baru dapat mengharapkan "arus kuat dan tidak biasa dan gelombang tak terduga di pantai setelah letusan gunung berapi besar".

Sabtu malam, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mengatakan ancaman terhadap Samoa Amerika tampaknya telah berlalu, meskipun fluktuasi laut kecil dapat terus berlanjut. Gunung berapi ini terletak sekitar 64 kilometer (40 mil) di utara ibu kota, Nuku'alofa.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
Meski Fokus Perang Iran,...
Meski Fokus Perang Iran, AS Tak Akan Berpaling dari Asia Pasifik
Gempa 7,5 Magnitudo...
Gempa 7,5 Magnitudo Guncang Jepang, Peringatan Tsunami 3 Meter Picu Kekhawatiran
Rusia dan China Bersatu...
Rusia dan China Bersatu Lawan Upaya Barat Memiliterisasi Asia-Pasifik
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Gucang Jepang, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Diteror Beruang, Kota...
Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh
Rekomendasi
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
Iran Gelar Parade Angkatan...
Iran Gelar Parade Angkatan Laut 3.000 Kapal untuk Bela Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved