Penyakit Misterius Membunuh 89 Orang di Afrika

Rabu, 15 Desember 2021 - 01:20 WIB
loading...
Penyakit Misterius Membunuh...
WHO tengah menyelidiki penyakit misterius yang menewaskan 89 orang di Sudan Selatan. Foto/Ilustrasi/New York Post
A A A
JUBA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sedang menyelidiki kematian hampir 100 orang karena penyakit misterius yang belum diidentifikasi di Fangak, Negara Bagian Jonglei, Sudan Selatan .

Pekan lalu, Kementerian Kesehatan Sudan Selatan melaporkan bahwa penyakit yang tidak diketahui telah menewaskan puluhan orang di daerah yang merupakan salah satu yang paling parah dilanda banjir baru-baru ini.

Seorang pejabat kesehatan setempat mengatakan sampel awal yang dikumpulkan di daerah itu menunjukkan hasil tes negatif untuk kolera.

Baca juga: Lebih dari 7.000 Tentara Bayaran Rusia Masih Bercokol di Libya

"Kami memutuskan untuk mengirim tim respon cepat pergi dan melakukan penilaian serta investigasi risiko; saat itulah mereka dapat mengumpulkan sampel dari orang yang sakit - tetapi untuk sementara angka yang kami dapatkan adalah ada 89 kematian," kata Sheila dari WHO Baya seperti dilansir dari BBC, Rabu (15/12/2021).

Dikatakan oleh Sheila, daerah Fangak tidak dapat dijangkau melalui jalur darat akibat banjir dan tim menunggu helikopter untuk memulangkan mereka ke ibu kota, Juba, pada Rabu.

Disebabkan oleh hujan lebat, banjir yang melanda negara miskin di Afrika itu pada awal tahun adalah yang terburuk dari empat negara bagian yang terkena dampak sejak 1962, kata badan pengungsi PBB UNHCR pada Oktober lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Serangan Rudal dan Drone...
Serangan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan Setidaknya 23 Orang di Ukraina
Mengapa Trump Murka...
Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?
Rekomendasi
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved