Aktivis Serukan Surat Perintah Penangkapan ICC untuk Biden

Jum'at, 22 November 2024 - 21:30 WIB
loading...
Aktivis Serukan Surat...
Presiden AS Joe Biden. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Surat perintah penangkapan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant telah membuat publik semakin berani mendorong lebih keras guna mengakhiri perang di Gaza.

Pendapat itu diungkap para aktivis antiperang dan pendukung pro-Palestina kepada Middle East Eye.

Pada saat yang sama, mereka mengatakan surat perintah tersebut merupakan perkembangan yang sangat tidak memadai, mengingat pembantaian yang masih berlangsung di Gaza.

Dengan jumlah korban tewas di Gaza yang dikatakan berkisar antara 44.000 hingga 186.000 orang atau bahkan lebih, para aktivis di Amerika Serikat (AS) mengatakan perkembangan tersebut akan menjadi langkah maju dalam menjadikan Israel sebagai negara paria, meskipun prioritas tetap untuk menemukan cara menghentikan aliran senjata ke Israel, yang ditolak oleh pemerintah AS.

Pada hari Kamis (21/11/2024), kelompok hak asasi manusia bergegas menanggapi pemungutan suara Senat yang gagal yang dipimpin oleh Senator Bernie untuk memblokir penjualan senjata baru ke Israel pada malam sebelumnya, serta perkembangan lain di kemudian hari yang melihat Kongres memberikan suara mendukung Resolusi 9495; yang, jika disahkan oleh Senat, akan mempermudah kriminalisasi dan penargetan badan amal dan lembaga nirlaba pro-Palestina di AS.

Beth Miller, direktur politik Jewish Voice for Peace, menyebut, “RUU tersebut lima alarm kebakaran bagi siapa pun yang berusaha melindungi kebebasan berbicara, masyarakat sipil, dan demokrasi."

Beberapa jam sebelum pengumuman ICC pada hari Kamis, Israel menewaskan hampir 100 warga Palestina dalam serangan udara terpisah, yang menandakan niat Israel melanjutkan kampanye pemboman yang menghancurkan di Gaza utara.

Meskipun prospek gencatan senjata tampak lebih jauh dari sebelumnya, penyelenggara mengatakan surat perintah tersebut akan sangat memengaruhi dunia untuk mengisolasi Israel atas kejahatannya yang sedang berlangsung.

"Israel, di seluruh dunia sekarang, bahkan di Amerika Serikat, dipandang sebagai negara Zionis yang terpinggirkan, rasis, supremasi kulit putih, dan penjajah-pemukim," tegas Hatem Abudayyeh, organisator Jaringan Komunitas Palestina AS, kepada MEE.

"Saya pikir itulah yang dilambangkan oleh hal ini: kelanjutan isolasi Israel di dunia. Saya ingin melihat mereka keluar dari bunker mereka dan menentang surat perintah ini," tambah Abudayyeh yang berdomisili di Chicago.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Indonesia Siapkan Bank...
Indonesia Siapkan Bank Plasma Nasional, Target Beroperasi pada 2027
Ketua Komite III DPD...
Ketua Komite III DPD RI Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Alat Deteksi HIV pada Bayi
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
Berita Terkini
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban...
Doa Malam Nisfu Syaban Setelah Membaca Surat Yasin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved