Kepolisian Uzbekistan Paksa Pria Muslim Mencukur Jenggot

Jum'at, 26 November 2021 - 06:33 WIB
Kepolisian Uzbekistan Paksa Pria Muslim Mencukur Jenggot
Sejumlah muslim berdoa setelah salat di Uzbekistan. Foto/rferl.org
A A A
YANGIYUL - Kepolisian Uzbekistan memaksa sejumlah laki-laki Muslim mencukur janggut mereka sesuai dengan laporan media lokal RFE/RL pada Kamis (25/11/2021).

“Selama beberapa pekan terakhir, ada beberapa insiden pria yang dipanggil polisi di kota Yangiyul, 20 kilometer selatan ibukota, Tashkent,” ungkap koresponden RFE.

Seorang aktivis lokal, berbicara secara anonim, menyatakan dalam sebulan terakhir saja, 22 pria berjanggut dipaksa mencukur jenggotnya di kota tersebut.

Baca juga: Australia Resmi Tetapkan Hizbullah sebagai Organisasi Teroris



"Hanya pria religius yang dipaksa mencukur janggut mereka, dugaannya, praktik itu muncul sistematis," papar koresponden itu.

Baca juga: Pangeran Faisal bin Mussaid, Jual Narkoba dan Bunuh Raja Arab Saudi

Seorang warga Yangyul mengatakan, "Polisi mengatakan bahwa kita terlihat seperti teroris."

"Kami menumbuhkan jenggot karena ini dianggap sejalan dengan tradisi dan praktik Nabi Muhammad. Mereka melanggar hak-hak kami," tutur warga itu.

Kebijakan tersebut telah dikritik kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM) selama beberapa tahun, dan tampaknya meningkat ketika pemerintah mengatakan itu dianggap ciri Islam radikal.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.0881 seconds (10.55#12.26)