Hakim Tetapkan Tanggal Vonis Pengadilan Trump 10 Hari sebelum Pelantikan Presiden AS

Sabtu, 04 Januari 2025 - 13:15 WIB
loading...
Hakim Tetapkan Tanggal...
Presiden terpilih AS Donald Trump. Foto/tasnim
A A A
WASHINGTON - Hakim Manhattan yang memimpin persidangan kasus uang tutup mulut Presiden terpilih Donald Trump menolak mosi untuk membatalkan kasus tersebut.

Hakim itu menetapkan tanggal vonis pada 10 Januari, hanya sepuluh hari sebelum pelantikan Trump untuk masa jabatan kedua.

Hakim Juan Merchan menyatakan dalam putusannya pada hari Jumat (3/1/2024) bahwa Trump dapat hadir secara langsung atau virtual untuk vonis dan mengindikasikan Presiden terpilih akan menerima pembebasan tanpa syarat, sehingga terhindar dari hukuman penjara.

“Karena tidak menemukan halangan hukum untuk menjatuhkan vonis dan menyadari kekebalan presiden kemungkinan akan berlaku setelah terdakwa mengucapkan Sumpah Jabatannya, Pengadilan ini berkewajiban menjadwalkan penjatuhan vonis sebelum 20 Januari 2025. Pengadilan ini yakin hanya dengan menyelesaikan masalah ini secara tuntas, ketiga kepentingan tersebut akan terpenuhi,” tulis Merchan.

Tim hukum Trump mengkritik keputusan hakim untuk melanjutkan vonis, dengan menyebut kasus tersebut bermotif politik.

Juru bicaranya, Steven Cheung, menyatakan Trump "harus diizinkan melanjutkan proses transisi kepresidenan dan menjalankan tugas-tugas penting kepresidenan, tanpa terhalang oleh sisa-sisa perburuan penyihir ini atau sisa-sisa lainnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved