Bos Media China: PKC Akan Hidup Lebih Lama dari AS

Jum'at, 26 November 2021 - 00:15 WIB
loading...
Bos Media China: PKC...
Bos media China mengatakan Partai Komunis China akan hidup lebih lama dari AS. Foto/Ilustrasi
A A A
BEIJING - Pemimpin redaksi surat kabar nasionalis China blak-blakan mentweet bahwa partai yang berkuasa di negara itu pasti akan hidup lebih lama dari Amerika Serikat (AS). Hal itu sebagai tanggapan terhadap sindiran oleh CEO JPMorgan Jamie Dimon.

Hu Xijin dari Global Times mengutip tajuk utama di mana Dimon mengatakan bank investasi Wall Street miliknya akan bertahan lebih lama dari Partai Komunis China (PKC).

"Saya membuat lelucon beberapa hari yang lalu bahwa Partai Komunis merayakan tahun ke-100 - begitu juga JPMorgan. Saya berani bertaruh bahwa kami bertahan lebih lama," kata kepala eksekutif itu pada acara Boston College pada hari Selasa.

"Saya tidak bisa mengatakan itu di China. Mereka mungkin tetap mendengarkannya bagaimanapun," katanya dalam komentar bahwa dia dengan cepat menariknya pada hari berikutnya.

Baca juga: Jepang Khawatirkan Langkah China dan Rusia Perkuat Koordinasi Militer

Dengan kata-kata Dimon yang telah terpampang di seluruh layanan media sosial China Weibo, di mana sentimen nasionalistik telah membuat pengguna sangat sensitif terhadap komentar yang dapat dianggap menghina China atau partai yang berkuasa, Hu menulis dalam sebuah posting: "(Dimon) harus berpikir panjang. Karena saya yakin Partai Komunis China pasti akan hidup lebih lama dari Amerika Serikat," seperti dikutip dari Newsweek, Jumat (26/11/2021).

Postingan tersebut, disukai 12.000 kali, diikuti dengan tweet serupa dalam bahasa Inggris: "Pikirkan jangka panjang! Dan saya yakin PKC akan bertahan lebih lama dari AS."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
72 Tahun Menunggu, Xhaka:...
72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
5 Fakta Menarik Inggris...
5 Fakta Menarik Inggris Singkirkan Norwegia di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved