Pascaserangan ke Etnis Tigray, 16 Staf PBB Ditahan di Ethiopia

Rabu, 10 November 2021 - 16:42 WIB
loading...
Pascaserangan ke Etnis...
PBB menyatakan 16 staf lokalnya ditahan di Ethiopia. Foto/Ilustrasi
A A A
NEW YORK - PBB mengatakan setidaknya 16 staf lokalnya di Ethiopia ditahan setelah serangan pemerintah yang menargetkan pemberontak etnis Tigray . Ini terjadi di tengah desakan sejumlah negara untuk mengakhiri perang selama setahun di negara itu.

Penahanan di Addis Ababa mengikuti deklarasi keadaan darurat nasional enam bulan pekan lalu setelah pemberontak Tigray dan Oromo mengklaim kemajuan besar di lapangan, meningkatkan kekhawatiran di Ibu Kota Addis Ababa.

Sumber-sumber kemanusiaan mengatakan beberapa anggota staf PBB dibawa dari rumah mereka, tak lama setelah seorang utusan senior PBB mengunjungi Tigray untuk memohon lebih banyak bantuan kepada warga sipil.

"Enam belas staf PBB, semuanya warga negara Ethiopia, tetap ditahan sementara enam lainnya dibebaskan," kata juru bicara PBB Stephane Dujarric.

“Kami tentu saja secara aktif bekerja dengan pemerintah Ethiopia untuk mengamankan pembebasan segera mereka,” imbuhnya.

“Sejauh yang saya tahu, tidak ada penjelasan yang diberikan kepada kami mengapa anggota staf ini ditahan,” ujarnya seperti dikutip dari France24, Rabu (10/11/2021).

Baca juga: Ibu-ibu di Ethiopia Histeris Anaknya Direkrut Paksa Buat Berperang

Pengacara mengatakan penahanan sewenang-wenang terhadap etnis Tigray - hal yang biasa selama perang - telah melonjak pada minggu lalu, menjerat ribuan orang, dengan langkah-langkah baru yang memungkinkan pihak berwenang menahan siapa pun yang dicurigai mendukung “kelompok teroris” tanpa surat perintah.

Ketegangan antara pemerintah Ethiopia dan PBB telah meningkat selama perang, yang telah menewaskan ribuan orang dan, menurut PBB, mendorong ratusan ribu orang ke dalam kondisi seperti kelaparan karena blokade kemanusiaan de facto di Tigray.

Pada bulan September, Kementerian Luar Negeri Ethiopia mengumumkan pengusiran tujuh pejabat senior PBB karena campur tangan dalam urusan negara itu.

Utusan negara asing dan PBB sekarang berharap bahwa dorongan baru yang dipimpin oleh Uni Afrika (UA) akan mengarah pada gencatan senjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
PBB Hampir Kolaps, AS...
PBB Hampir Kolaps, AS Janji Segera Bayar Tunggakan Iuran Rp33,6 Triliun
Banyak Anggota Nunggak...
Banyak Anggota Nunggak Iuran, PBB Bisa Runtuh, Dewan Trump Justru Raih Rp17 Triliun Per Negara
Apa Sentimen Negatif...
Apa Sentimen Negatif tentang PBB Gaya Baru Versi Trump?
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Pianis Dunia Rueibin...
Pianis Dunia Rueibin Chen Akan Tampil di Jakarta, Bawakan Mahakarya Brahms
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved