Jepang Prediksi Gempa Bumi Besar yang bisa Tewaskan 300.000 Orang

Selasa, 01 April 2025 - 18:31 WIB
loading...
Jepang Prediksi Gempa...
Gabungan foto dampak sejumlah gempa yang mengguncang Jepang. Foto/anadolu
A A A
TOKYO - Gempa bumi “besar” yang sudah lama ditakuti di Jepang bisa menewaskan hampir 300.000 orang di sepanjang pantai Pasifiknya yang padat penduduk.

Bencana itu bisa menyebabkan 12,3 juta orang mengungsi dan menyebabkan kerugian ekonomi senilai USD1,8 triliun, menurut peringatan prakiraan pemerintah Jepang terbaru.

Laporan tersebut, yang diterbitkan pada hari Senin (31/3/2025) dalam pembaruan pertama selama satu dekade, berpusat pada skenario terburuk untuk kehancuran yang dapat ditimbulkan gempa berkekuatan 9 skala Richter di palung samudra sepanjang 900 km tempat lempeng tektonik berpotongan yang dikenal sebagai Palung Nankai.

Perencana bencana mendasarkan prakiraan mereka pada gempa bumi dan tsunami terkait yang akan melanda sebagian besar garis pantai Jepang di sebelah barat Tokyo.

Laporan baru tersebut mengatakan gempa besar yang terjadi dengan kekuatan yang sama dengan gempa berkekuatan 9,0 skala Richter yang menghancurkan pantai timur laut Jepang pada Maret 2011 akan menyebabkan runtuhnya bangunan, tsunami, dan kebakaran di mana-mana.

Kerusakan paling dahsyat dan kerugian jiwa dan harta benda paling besar akan terjadi jika gempa terjadi pada malam musim dingin, saat banyak orang akan berdesakan di transportasi umum dan stasiun, atau memasak dan menghangatkan diri di rumah kayu yang rawan kebakaran.

Jumlah korban tewas dalam keadaan seperti itu bisa mencapai 298.000 orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Trump Ingin Rebut Selat...
Trump Ingin Rebut Selat Hormuz, Iran Beri Respons Keras: Berbahaya!
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Kakbah pada 15—16 Juli, Menag Ajak Pastikan Ketepatan Arah Kiblat
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
Berita Terkini
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
Infografis
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Indonesia Bisa Salip AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved