Sekjen PBB Kaget Israel Gempur Gaza, 322 Warga Palestina Tewas dan Hilang
Selasa, 18 Maret 2025 - 19:15 WIB
loading...
Warga Palestina berada di antara puing-puing rumah mereka di Khan Yunis, Gaza, tempat tentara Israel melanggar gencatan senjata dan melanjutkan serangannya, yang mengakibatkan kematian 322 orang, pada 18 Maret 2025. Foto/Abed Rahim Khatib/Anadolu Agency
A
A
A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengungkapkan keterkejutannya atas serangan udara Israel baru-baruini di Gaza yang menewaskan ratusan warga Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan.
Wakil juru bicara PBB Farhan Haq mengatakan Sekjen PBB sangat mengimbau gencatan senjata segera, pemulihanbantuan kemanusiaan tanpa hambatan, dan pembebasan tawanan yang tersisa.
Pemerintah setempat di Gaza mengatakan pada Selasa (18/3/2025) bahwa lebih dari 322 warga Palestina tewas danhilang dalam waktu lima jam di seluruh Jalur Gaza saat Israel melanjutkan perang genosida.
Israel telah menyetujui gencatan senjata dengan kelompok perlawanan Palestina Hamas sejak 19 Januari, dankedua belah pihak akan memulai pembicaraan tentang fase kedua gencatan senjata sebelum Tel Aviv tiba-tibamelancarkan serangan besar-besaran di tengah bulan suci Ramadan yang sedang berlangsung.
Serangan Israel telah menewaskan lebih dari 48.500 warga Palestina sejak Oktober 2023, kebanyakan dari merekaadalah perempuan dan anak-anak, dan meninggalkan Gaza dalam reruntuhan.
Wakil juru bicara PBB Farhan Haq mengatakan Sekjen PBB sangat mengimbau gencatan senjata segera, pemulihanbantuan kemanusiaan tanpa hambatan, dan pembebasan tawanan yang tersisa.
Pemerintah setempat di Gaza mengatakan pada Selasa (18/3/2025) bahwa lebih dari 322 warga Palestina tewas danhilang dalam waktu lima jam di seluruh Jalur Gaza saat Israel melanjutkan perang genosida.
Israel telah menyetujui gencatan senjata dengan kelompok perlawanan Palestina Hamas sejak 19 Januari, dankedua belah pihak akan memulai pembicaraan tentang fase kedua gencatan senjata sebelum Tel Aviv tiba-tibamelancarkan serangan besar-besaran di tengah bulan suci Ramadan yang sedang berlangsung.
Serangan Israel telah menewaskan lebih dari 48.500 warga Palestina sejak Oktober 2023, kebanyakan dari merekaadalah perempuan dan anak-anak, dan meninggalkan Gaza dalam reruntuhan.
Lihat Juga :