AS Sekarang Memihak Rusia, Tolak Dukung Ukraina di PBB

Selasa, 25 Februari 2025 - 05:59 WIB
loading...
AS Sekarang Memihak...
Di PBB, AS memilih berpihak pada Rusia dengan memberikan suara menentang resolusi yang mengutuk invasi Moskow ke Ukraina. Foto/Anadolu
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) memilih berpihak pada Rusia dengan memberikan suara menentang resolusi yang mengutuk invasi Moskow ke Ukraina, menolak teks yang diadopsi secara luas oleh Majelis Umum PBB,pada hari Senin.

Saat Presiden Donald Trump mengambil posisi baru AS terkait perang Rusia-Ukraina, yang mengakhiri kebuntuan hubungan dengan Rusia, sebuah teks resolusi yang didukung Eropa yang menandai ulang tahun ketiga perang tersebut memperoleh 93 suara mendukung dan 18 suara menentang, dengan 65 abstain.

Washington berpihak pada Moskow dan sekutu Rusia—Belarus, Korea Utara,—dan Sudan, untuk memberikan suara menentang teks tersebut.

Resolusi tersebut—yang memperoleh dukungan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan resolusi sebelumnya terkait perang—mengkritik keras Rusia, dan menekankan integritas teritorial Ukraina dan tidak dapat diganggu gugatnya perbatasannya.

Baca Juga: Anggap Hibah, Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS

Washington menyusun resolusi tandingan di tengah perseteruan yang semakin memanas antara Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menyebut teks AS sebagai "langkah ke arah yang benar" di tengah pemulihan hubungan yang tiba-tiba antara Rusia dan AS di bawah Trump.

Namun, sekutu Washington; Prancis, mengajukan amandemen terhadap teks AS dan mengatakan kepada Majelis Umum PBB bahwa Paris, bersama dengan negara-negara Eropa lainnya termasuk Inggris, "tidak akan dapat mendukung dalam bentuknya saat ini."

Negara-negara tersebut, yang semuanya pendukung Ukraina, mendorong untuk mengubah teks rancangan AS dengan mengatakan bahwa "invasi skala penuh ke Ukraina" telah dilakukan oleh Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Ronaldo Tulis Sejarah...
Ronaldo Tulis Sejarah di Piala Dunia yang Sulit Disamai Messi
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved