Sudah 3 Bulan Berkuasa, Tak Ada Negara yang Akui Pemerintahan Taliban
Kamis, 28 Oktober 2021 - 15:50 WIB
loading...
Para milisi Taliban menduduki istana presiden Afghanistan setelah Presiden Ashraf Ghani melarikan diri, Minggu (15/8/2021). Foto/Times of India
A
A
A
BEIJING - Taliban sudah lebih dari tiga bulan berkuasa di Afghanistan. Namun, tak ada satu pun negara yang mengakui pemerintahannya.
China, yang sejak awal menyambut Taliban berkuasa lagi, juga belum bersedia mengakui pemerintahan baru Afghanistan bentukan kelompok tersebut.
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, memang telah bertemu dengan anggota pemerintah sementara Afghanistan di Qatar minggu ini. Namun, tak ada pengakuan resmi dari Beijing atas pemerintahan Taliban.
Baca juga: Bos Media China: Perlombaan Nuklir Itu Bodoh, Kami Mampu Lenyapkan AS dalam 1 Kali
“Hal-hal akan berbeda ketika empat negara; China, Pakistan, Rusia dan Iran mencapai konsensus tentang hal ini. Kami tidak akan menjadi yang pertama,” kata Hu Shisheng, pakar Asia Selatan di Institut Hubungan Internasional Kontemporer China (CICR), lembaga think tank resmi keamanan nasional China, kepada Reuters, yang dilansir Kamis (28/10/2021).
Berbicara di Beijing Xiangshan Forum, sebuah forum keamanan yang diselenggarakan oleh kelompok think-tank resmi militer untuk mempromosikan pandangan China tentang keamanan, Hu memberikan wawasan langka tentang perhitungan China di Afghanistan.
China, yang sejak awal menyambut Taliban berkuasa lagi, juga belum bersedia mengakui pemerintahan baru Afghanistan bentukan kelompok tersebut.
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, memang telah bertemu dengan anggota pemerintah sementara Afghanistan di Qatar minggu ini. Namun, tak ada pengakuan resmi dari Beijing atas pemerintahan Taliban.
Baca juga: Bos Media China: Perlombaan Nuklir Itu Bodoh, Kami Mampu Lenyapkan AS dalam 1 Kali
“Hal-hal akan berbeda ketika empat negara; China, Pakistan, Rusia dan Iran mencapai konsensus tentang hal ini. Kami tidak akan menjadi yang pertama,” kata Hu Shisheng, pakar Asia Selatan di Institut Hubungan Internasional Kontemporer China (CICR), lembaga think tank resmi keamanan nasional China, kepada Reuters, yang dilansir Kamis (28/10/2021).
Berbicara di Beijing Xiangshan Forum, sebuah forum keamanan yang diselenggarakan oleh kelompok think-tank resmi militer untuk mempromosikan pandangan China tentang keamanan, Hu memberikan wawasan langka tentang perhitungan China di Afghanistan.
Lihat Juga :