Terungkap, Osama bin Laden Pernah Nyaris Diserahkan ke Raja Arab Saudi

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 05:23 WIB
loading...
Terungkap, Osama bin...
Osama bin Laden, pendiri al-Qaeda yang dibunuh pasukan khusus AS di Pakistan. Tahun 1996, Sudan nyaris menyerahkannya kepada Raja Arab Saudi. Foto/REUTERS/File Photo
A A A
RIYADH - Osama bin Laden , pendiri dan pemimpin pertama kelompok teroris al-Qaeda, nyaris diserahkan Sudan kepada raja Arab Saudi tahun 1996. Namun pemimpin Saudi saat itu, Raja Abdullah, menolaknya karena Sudan meminta syarat Osama jangan diinterogasi atau bahkan diadili.

Pangeran Turki al-Faisal, mantan kepala intelijen Saudi, mengungkap upaya ekstradisi tersebut dalam sebuah wawancara di Channel 1.

Dalam wawancara pada 13 Oktober, yang diterjemahkan Middle East Media Research Institute (MEMRI), Jumat (22/10/2021), Pangeran al-Faisal mengatakan Raja Abdullah saat itu menolaknya karena akan menjadi pelanggaran Hukum Syariah yang dianut kerajaan.

Baca juga: NATO Ungkap Strategi Besar Kalahkan Rusia dalam Perang Nuklir Habis-habisan

Dia juga mengatakan bahwa pada saat itu, Amerika Serikat (AS) mengatakan mereka tidak memiliki cukup bukti untuk mengadili Osama bin Laden dan karenanya menolak jika Osama diekstradisi ke AS.

Pangeran al-Faisal mengatakan bahwa dia tidak berpikir Osama bin Laden memiliki hubungan dengan organisasi intelijen mana pun, dan bahwa kehadirannya di media telah membantu membuatnya menjadi sosok yang lebih penting.

Dia memberi contoh jaringan berita Qatar, Al-Jazeera, yang menurutnya telah menggambarkan Osama sebagai "pahlawan besar" dan "syekh terkemuka" dan memungkinkan dia untuk menyebarkan "racun"-nya ke audiens muda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved