AQ Khan, Bapak Bom Nuklir Pakistan Dibenci Barat dan Disamakan dengan Osama bin Laden

Senin, 11 Oktober 2021 - 08:17 WIB
loading...
A A A
AQ Khan datang ke Eropa tahun 1970-an bukan sebagai mata-mata nuklir, tetapi dia akhirnya menjadi ilmuwan yang membantu Pakistan membuat bom nuklir.

Dia bekerja di Belanda pada 1970-an tepat ketika negaranya memulai dorongan baru untuk membuat bom setelah kekalahannya dalam perang 1971, dan takut akan kemajuan nuklir India.

Khan bekerja di sebuah perusahaan Eropa yang terlibat dalam pembuatan sentrifugal untuk memperkaya uranium. Uranium yang diperkaya dapat digunakan untuk tenaga nuklir atau, jika cukup diperkaya, untuk bom. Khan dapat dengan mudah menyalin desain sentrifugal paling canggih dan kemudian kembali ke negaranya.

Dia melanjutkan untuk membangun jaringan klandestin, sebagian besar pengusaha Eropa, yang akan memasok komponen penting untuk pembuatan bom pemusnah massal itu.

Sering digambarkan sebagai "Bapak bom nuklir Pakistan", pada kenyataannya dia adalah salah satu dari sejumlah tokoh kunci. Tapi dia dengan hati-hati mengembangkan mitologinya sendiri yang membuatnya menjadi pahlawan nasional, yang dianggap telah mengamankan keamanan Pakistan dari ancaman India.

Apa yang membuat Khan begitu penting adalah apa lagi yang dia lakukan. Dia mengubah jaringannya dari impor ke ekspor, menjadi figur keliling dunia dan melakukan kesepakatan dengan berbagai negara, banyak di antaranya dianggap Barat sebagai "negara nakal".

Program sentrifugal Iran di Natanz, sumber diplomasi global yang intens dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar dibangun berdasarkan desain dan material yang pertama kali dipasok oleh AQ Khan. Pada satu pertemuan, perwakilan Khan pada dasarnya menawarkan menu dengan daftar harga terlampir yang dapat dipesan oleh orang Iran.

Khan juga melakukan lebih dari selusin kunjungan ke Korea Utara di mana teknologi nuklir diyakini telah ditukar dengan keahlian dalam teknologi rudal.

Dengan kesepakatan ini, salah satu misteri utama selalu sejauh mana Khan bertindak sendiri atau di bawah perintah pemerintahannya. Khususnya dengan kesepakatan Korea Utara, semua tandanya adalah para pemimpin tidak hanya sadar tetapi terlibat erat.

Kadang-kadang dikatakan bahwa Khan hanya mengejar uang. Itu tidak begitu sederhana. Selain bekerja sama dengan pemimpin negaranya, ia ingin mematahkan monopoli Barat atas senjata nuklir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Heboh Bendera Saudi...
Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?
Rekomendasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved