Terus Lakukan Perubahan, Arab Saudi Buka Kafe Anjing

Sabtu, 25 September 2021 - 14:32 WIB
loading...
Terus Lakukan Perubahan,...
Arab Saudi kini punya kafe anjing. Foto/Al Araby
A A A
RIYADH - Arab Saudi sekali lagi mengejutkan dunia dengan terus melakukan perubahan dalam batas-batas kehidupan publiknya.

Setelah melakukan serangkaian perubahan sosial mulai dari memperbolehkan perempuan mengemudi, membuka bioskop hingga konser musik musisi internasional, kini kerajaan di Teluk Arab itu membuka kafe anjing pertama. Keputusan terakhir ini tentu saja menyenangkan para pemilik hewan peliharaan.

Kafe The Barking Lot adalah kafe anjing pertama di Arab Saudi. Kafe ini pertama kali dibuka pada Juni tahun lalu, di kota pesisir Khobar. Kini, cabang baru dari kafe ini telah dibuka di Riyadh.

Di kafe ini, para pemilik anjing dapat menikmati secangkit kopi bersama teman berbulu kesayangan mereka, pecinta hewan yang senang di negara di mana hewan peliharaan umumnya dilarang dari tempat umum

"Saya memutuskan untuk membuat tempat bagi pemilik hewan peliharaan di mana mereka dapat memiliki kebebasan untuk menikmati waktu bersama anjing mereka," kata pemilik kafe Dalal al-Sharhan.

"Jika Anda memiliki anjing, Anda tidak bisa pergi ke jalan atau taman umum untuk berjalan-jalan atau bersenang-senang dengan mereka. Ini benar-benar dilarang di sini dan itu melanggar hukum," imbuhnya seperti dikutip dari The National, Sabtu (25/9/2021).

Baca juga: Pertama Kali, Tentara Wanita Mengikuti Parade Militer Hari Nasional Arab Saudi

Warga negara Kuwait ini lantas mengungkapkan peristiwa yang membuatnya mendapatkan ide membuka kafe anjing.

"Saya datang ke Arab Saudi untuk mengunjungi anjing saya, tetapi tidak diizinkan berjalan di pantai bersamanya," katanya kepada AFP setelah dia membuka cabang pertama.

"Saya sangat sedih dan memutuskan untuk membantu dengan membuka kedai kopi untuk orang-orang yang memiliki anjing - dan bahkan bagi mereka yang tidak," imbuhnya.

Dalam Islam, anjing dianggap sebagai hewan najis dan umumnya dilarang dibawa ke tempat umum di Arab Saudi. Polisi agama kerajaan dahulu terkenal tegas melarang hewan peliharaan itu berjalan di depan umum.

Namun perubahan besar-besaran yang menjadi bagian dari kerangka strategis “Visi 2030” Putra Mahkota Mohammed bin Salman terjadi di Arab Saudi. Ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan Arab Saudi pada minyak, mendiversifikasi ekonominya, dan mengembangkan sektor layanan publik.

Kini larangan tersebut dicabut. Hewan peliharaan menjadi pemandangan yang semakin umum di kalangan masyarakat.

Baca juga: Rayakan Hari Nasional, Burj Khalifa Berubah Jadi Bendera Arab Saudi

Perubahan tersebut juga mendorong banyak orang untuk mengoperasikan tempat penampungan hewan di beberapa kota di mana memelihara anjing semakin populer.

Ide Dalal pun menuai reaksi positif. Hassan al Amri, yang tinggal di Riyadh, mengatakan tempat baru itu membuka kemungkinan bagi pemilik hewan peliharaan di Ibu Kota.

"Kami tidak memiliki komunitas anjing sebelumnya, tetapi sekarang kami memiliki tempat yang indah di mana Anda dapat datang dan bersenang-senang dengan keluarga Anda, anjing Anda, dan hewan peliharaan Anda, dan di mana kami dapat membangun komunitas dan berbagi pengalaman."

Kedua kafe, yang menyajikan minuman dingin dan panas untuk manusia, menyambut pelanggan pria dan wanita dengan anjing berbagai ukuran.

Penduduk Riyadh, Leah, menikmati waktunya di cabang baru yang berwarna cerah, yang dibuka pada bulan Mei lalu.

"Kami datang ke sini agar dia (anjingnya) bisa bermain dengan anjing lain dan itu sangat menyenangkan, dan kemudian saya bisa minum juga," ujarnya seperti disitir dari MalayMail.

The Barking Lot juga bukan hanya sebuah kafe, karena ada juga butik dengan makanan dan camilan untuk anjing, ditambah tempat perawatan, di mana anjing dan kucing disuguhi mandi dan pengering rambut sebagai bagian dari layanan yang ditawarkan.

Di satu bagian, gigi taring dirawat untuk dicuci dan dikeringkan sebagai bagian dari layanan perawatan yang ditawarkan.

Baca juga: Kekayaan Raja-raja dan Pangeran di Tanah Arab, Pangeran MBS Terkaya Rp19.474 Triliun

“Ide kafe ini sangat baru,” kata Johara, seorang warga Saudi. "Ini adalah tempat yang berbeda di mana anjing bisa datang dan bertemu anjing lain," imbuhnya.

Bagi Nawaf, yang juga dari Arab Saudi, baru pertama kali mengunjungi kafe yang ia sebut "indah".

"Saya datang ke sini untuk bermain dengan anjing-anjing, yang sekarang memiliki kafe untuk diri mereka sendiri untuk pertama kalinya di Arab Saudi," katanya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
5 Alasan Trump Ingin...
5 Alasan Trump Ingin Mewujudkan Tatanan Baru dengan Penerapan Perjanjian Abraham kepada Negara Muslim
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved