Keuntungan Choke Point Indonesia

Rabu, 15 September 2021 - 00:41 WIB
loading...
Keuntungan Choke Point...
Keuntungan Choke Point Indonesia. FOTO/kkp.go.id
A A A
JAKARTA - Dilansir visualcapitalist.com, choke point adalah jalur sempit strategis yang menghubungkan dua area yang lebih besar satu sama lain. Dalam hal perdagangan maritim, biasanya selat atau kanal yang memiliki volume lalu lintas tinggi karena lokasinya yang optimal.

Dari sepuluh choke point yang berada di dunia, empat di antaranya ada di Indonesia, yaitu Selat Malaka , Selat Sunda , Selat Lombok, dan Selat Makassar. Berikut keuntungan choke point Indonesia.

Baca: 'Choke Point’ di Dunia, Tiga Ada di Indonesia

Poros Maritim Dunia

Indonesia diuntungkan karena mempunyai empat dari sepuluh choke point paling strategis, yaitu Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Lombok, dan Selat Makassar. Empat selat ini berpotensi menjadi poros maritim dunia.

Jalur Transportasi Laut

Selat Malaka mengambil peran yang sangat penting karena merupakan jalur laut terpendek yang dapat menghubungkan antara Samudera India dan Samudera Pasifik. Rute dari Samudera India menuju Samudera Pasifik akan menjadikan Selat Malaka sebagai rute tercepat.

Baca: Mengenal Fakta-fakta Choke Point Terusan Suez

Jalur Perdagangan

Mempunyai peran sebagai jalur perdagangan. Peranannya sebagai tempat bertemu saudagar yang berasal dari Arab, India, Persia, serta Tiongkok. Barang yang diperdagangkan adalah perak, emas, sutera, tekstil. Indonesia terletak di jalur strategis perdagangan internasional yang disebut jalur sutera laut, yaitu dari Tiongkok dan Indonesia, melalui Selat Malaka ke India.

Diolah berbagai sumber
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
IATA Peringatkan Krisis...
IATA Peringatkan Krisis Avtur akan Terjang Asia Terlebih Dulu, Baru Eropa dan Amerika Latin
Candaan Indonesia Palak...
Candaan Indonesia 'Palak' Kapal di Selat Malaka Ditentang Malaysia dan Singapura
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Iran Mulai Senggol Selat...
Iran Mulai Senggol Selat Malaka, Sebut Respons Reaksi Berantai dari Selat Hormuz
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran
Rekomendasi
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved