Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya

Selasa, 09 Juni 2026 - 17:47 WIB
loading...
Respons Aksi China,...
Kapal perang Jepang melakukan latihan bersama angkatan laut AS dan Filipina. Foto/sputnik
A A A
BEIJING - Jepang akan memperkuat pertahanannya di bagian barat daya negara itu di tengah dugaan upaya China mengubah status quo secara sepihak dengan kekerasan. Pernyataan itu diungkap Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi pada hari Selasa (9/6/2026).

"Penting untuk secara jelas menunjukkan tekad Jepang bahwa upaya mengubah status quo secara sepihak dengan kekerasan - terlepas dari siapa, kapan, atau di mana melakukannya - tidak dapat diterima. Tekad ini diungkapkan pertama dan terutama melalui penguatan kemampuan pertahanan kita, dan kita harus mempromosikannya lebih aktif lagi, termasuk dengan memperkuat sistem pertahanan di wilayah barat daya," ungkap Koizumi dalam pertemuan komite parlemen.

Kebijakan pertahanan Jepang tidak didasarkan pada pandangan bahwa negara atau wilayah tertentu merupakan ancaman dan melawannya secara militer, tambah menteri pertahanan.

Pada saat yang sama, Jepang harus memperjelas bahwa upaya mengubah status quo dengan kekerasan tidak dapat diterima, tambahnya.

“Jepang tidak dapat mencapai hal ini sendiri,” ujar Koizumi juga mengakui.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Diteror Beruang, Kota...
Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh
Rekomendasi
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Berita Terkini
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Infografis
Respons China saat AS...
Respons China saat AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved