Pemimpin Baru Malaysia Raih Dukungan Oposisi saat Sidang Perdana Parlemen

Selasa, 14 September 2021 - 06:44 WIB
loading...
Pemimpin Baru Malaysia...
Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob menandatangani pakta kerja sama dengan blok oposisi utama yang dipimpin Anwar Ibrahim di parlemen pada Senin (14/9). Foto/Departemen Informasi Malaysia
A A A
KUALA LUMPUR - Hampir sebulan menjabat, pemimpin baru Malaysia meraih dukungan oposisi untuk menopang pemerintahannya yang rapuh saat Parlemen kembali bersidang.

Perdana Menteri (PM) Ismail Sabri Yaakob menandatangani pakta kerja sama yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Senin malam dengan blok oposisi utama yang dipimpin Anwar Ibrahim.

Kesepakatan itu akan mencegah segala upaya melemahkan kekuasaannya menjelang pemilihan umum yang akan diadakan dalam dua tahun.

Baca juga: Dunia Sambut Seruan PBB untuk Bantu Afghanistan

Pakta itu akan memberi Ismail dukungan dari 88 anggota parlemen di blok Anwar, di samping 114 suara yang mendukungnya di parlemen yang beranggota 222 orang.

Baca juga: Mulai Berubah, Taliban Izinkan Wanita untuk Bersekolah

Pemerintah dan kubu Anwar mengatakan dalam pernyataan bersama pada Minggu malam bahwa kerja sama bipartisan mereka akan “memulihkan stabilitas politik di negara ini untuk memerangi pandemi COVID-19 dan menghidupkan kembali perekonomian.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
Respons Jubir Militer...
Respons Jubir Militer Hamas Terkait Pemimpin Baru Yahya Sinwar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved