Hamas Sudah Muak dengan Kecaman dan Kutukan yang Malu-malu dari Negara Muslim dan Arab terhadap Genosida di Gaza

Kamis, 10 April 2025 - 21:50 WIB
loading...
Hamas Sudah Muak dengan...
Hamas sudah muak dengan kecaman dan kutukan yang malu-malu dari negara Muslim. Foto/X/QudsNen
A A A
GAZA - Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas mengatakan bahwa "tidak dapat diterima lagi" bagi negara-negara Arab dan Islam untuk sekadar membuat "pernyataan dan kutukan yang malu-malu".

Itu diungkapkan Hamas pada saat Israel mengintensifkan pembunuhannya di Gaza di depan mata dan telinga dunia.

“Juga tidak masuk akal bahwa rakyat Palestina kita dibiarkan sendirian dalam konfrontasi yang menentukan ini, tanpa dukungan nyata yang mampu menghadapi tantangan dan besarnya kejahatan tersebut,” imbuh Hamas dalam pernyataan pers pada hari Rabu, dilansir Middle East Monitor.

Gerakan tersebut menunjukkan bahwa tentara pendudukan Israel melakukan pembantaian lain — yang digambarkan sebagai “salah satu kejahatan genosida paling keji” — dengan mengebom daerah permukiman yang dipenuhi warga sipil dan pengungsi di distrik Shujaya di sebelah timur Kota Gaza.

Dengan memberikan dukungan penuh kepada negara pendudukan tersebut, kata Hamas, AS dianggap terlibat sebagai mitra dalam agresi terhadap Palestina.

“Ini merupakan noda bagi masyarakat internasional, yang berdiri tak berdaya dan terdiam menghadapi tindakan pembunuhan massal dan genosida yang paling keji. Kejahatan brutal ini, yang dilakukan di hadapan dunia terhadap warga sipil yang tidak bersalah dan tidak berdaya, dengan tujuan genosida dan balas dendam yang sadis, tidak akan luput dari hukuman, dan tidak akan dilupakan seiring berjalannya waktu.”

Baca Juga: Ini 4 Kehebatan Frankenjet, Jet Tempur Siluman Daur Ulang yang Dibuat dari 2 Pesawat yang Hancur Senilai Rp1,2 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
Negara-negara Arab Kutuk...
Negara-negara Arab Kutuk Langkah Israel Blokir Bantuan ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved