Ungkap Misteri, Jenazah Pemimpin Libya Gaddafi akan Diserahkan pada Sukunya

Selasa, 07 September 2021 - 05:29 WIB
loading...
Ungkap Misteri, Jenazah...
Pemimpin Libya Muammar Gaddafi tiba di hotel di Tripoli, Libya, pada 8 Maret 2011. Foto/REUTERS
A A A
TRIPOLI - Pemimpin Libya Muammar Gaddafi disiksa, disodomi dan ditembak mati para pemberontak yang didukung NATO pada Oktober 2011. Insiden tersebut direkam dalam video dan disiarkan jaringan media di penjuru dunia.

Pengembalian jenazah Gaddafi mengakhiri misteri yang selama ini belum terungkap tentang keberadaan jasad mendiang pemimpin Libya itu.

Libya pasca-Gaddafi merosot menjadi negara gagal yang diperintah para panglima perang, teroris, dan faksi-faksi pemerintah asing yang bersaing untuk menguasai negara kaya minyak itu.

Baca juga: Bobol Penjara Super Ketat Israel dengan Sendok Berkarat, Hamas: Ini Aksi Heroik

“Jenazah Gaddafi akan diserahkan kepada anggota sukunya di Sirte untuk dimakamkan kembali,” ungkap saluran berita AlHadath yang berbasis di Arab Saudi.

Baca juga: Bocah 3 Tahun Diselamatkan setelah 4 Hari Tersesat di Semak-semak Australia

Menurut sumber berita Libya, pemindahan jenazah Gaddafi disetujui para pejabat senior di kota Misrata, dan para tetua suku al-Gaddafi dan al-Mujabar.

Baca juga: Rusia Siap Dukung Pemerintah Baru Afghanistan jika Inklusif

Bersama dengan jenazah Gaddafi, jenazah putranya yang berusia 36 tahun, Moatassem-Billah Gaddafi, dan Abu-Bakr Yunis Jabr, salah satu penasihat paling tepercaya Gaddafi, juga diharapkan akan dipindahkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Mengerikan, Para Pemukim...
Mengerikan, Para Pemukim Israel Paksa Warga Palestina Gali Kuburan dan Ambil Jenazah di Tanahnya Sendiri
Mantan Menteri Gaddafi:...
Mantan Menteri Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya dengan Mempercayai AS
Eks Menteri Muammar...
Eks Menteri Muammar Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya Percayai AS
Intelijen Inggris dan...
Intelijen Inggris dan Prancis Terlibat Pembunuhan Saif al-Islam Gaddafi, Ini 3 Motifnya
Ribuan Orang Berkumpul...
Ribuan Orang Berkumpul di Libya untuk Pemakaman Saif al-Islam Gaddafi
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved