5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama

Jum'at, 03 Juli 2026 - 11:19 WIB
loading...
5 Pemimpin Muslim yang...
Para warga Iran berduka atas meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency
A A A
JAKARTA - Dalam ajaran Islam, jenazah dianjurkan untuk segera dimakamkan setelah dimandikan, dikafani, disalatkan, dan diantar ke liang lahat. Karena itu, praktik pengawetan jenazah (embalming) bukan tradisi yang lazim dilakukan, kecuali dalam kondisi tertentu seperti kebutuhan pemulangan jenazah, prosesi kenegaraan, atau situasi darurat.

Meski demikian, sejarah mencatat sejumlah pemimpin Muslim menjalani proses pengawetan sementara sebelum dimakamkan. Tujuannya bukan untuk mempertontonkan jenazah, melainkan menjaga kondisinya selama prosesi penghormatan terakhir. Bahkan, salah satunya baru akan dimakamkan lebih dari empat bulan setelah wafat.

Baca Juga: Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mengawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?

5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan

1. Ali Khamenei (Sekitar 131 Hari)

Pemimpin Tertinggi Iran ini meninggal dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026, sebagaimana dikonfirmasi media pemerintah Iran. Pemerintah kemudian memutuskan menunda pemakamannya hingga 4–9 Juli 2026 karena alasan keamanan, kondisi perang, serta persiapan prosesi kenegaraan yang diperkirakan dihadiri jutaan pelayat.

Selama masa penundaan tersebut, jenazah Khamendi diyakini disimpan dalam fasilitas penyimpanan khusus dengan sistem pendingin atau metode konservasi medis agar tetap terjaga hingga prosesi pemakaman selesai. Dengan jeda sekitar 131 hari sejak wafat hingga dimakamkan, Khamenei menjadi salah satu pemimpin Muslim modern dengan masa penundaan pemakaman terlama yang pernah tercatat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Penuhi...
Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Panggilan Pemeriksaan Tim 9 Kejagung
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved