Ungkap Misteri, Jenazah Pemimpin Libya Gaddafi akan Diserahkan pada Sukunya

Selasa, 07 September 2021 - 05:29 WIB
loading...
A A A
Setelah kembali ke Libya, dia dipenjara, disiksa, dan didakwa dengan dugaan pembunuhan pemain sepak bola dan pelatih Bashir al-Riani pada 2005.

Dia dinyatakan tidak bersalah pada 2018, tetapi tetap dipenjara.

Mengomentari pembebasan Saadi Gaddafi, Perdana Menteri Libya sementara Abdulhamid Dbeibeh menekankan bahwa negara itu “tidak dapat bergerak maju tanpa menerapkan rekonsiliasi, atau mendirikan negara tanpa menerapkan keadilan, menegakkan hukum, menghormati prinsip pemisahan kekuasaan dan mengikuti prosedur dan keputusan peradilan.”

Pekan lalu, Saif Al-Islam Gaddafi, putra kedua Gaddafi, dilaporkan secara resmi memutuskan mencalonkan diri dalam pemilihan umum Libya mendatang, yang ditetapkan pada 24 Desember.

Saif dilaporkan berencana mencalonkan diri dari Front Populer untuk Pembebasan Libya, partai politik loyalis Gaddafi yang dibentuk pada 2016.

Platform partai tersebut mencakup pembersihan negara dari teroris, rekonstruksi dari perang, dan mengikuti prinsip yang tercantum dalam Buku Hijau ayahnya yakni campuran sosialisme, nasionalisme Arab, dan sistem demokrasi langsung berdasarkan referendum.

Pada Oktober 2011, setelah diberitahu dalam wawancara bahwa Gaddafi telah terbunuh, Menteri Luar Negeri AS saat itu Hillary Clinton dengan gembira mengumumkan, “Kami datang, kami melihat, dia meninggal.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Mengerikan, Para Pemukim...
Mengerikan, Para Pemukim Israel Paksa Warga Palestina Gali Kuburan dan Ambil Jenazah di Tanahnya Sendiri
Mantan Menteri Gaddafi:...
Mantan Menteri Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya dengan Mempercayai AS
Eks Menteri Muammar...
Eks Menteri Muammar Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya Percayai AS
Intelijen Inggris dan...
Intelijen Inggris dan Prancis Terlibat Pembunuhan Saif al-Islam Gaddafi, Ini 3 Motifnya
Ribuan Orang Berkumpul...
Ribuan Orang Berkumpul di Libya untuk Pemakaman Saif al-Islam Gaddafi
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved