Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel

Jum'at, 24 Juli 2026 - 22:38 WIB
loading...
Serangan Ekstremis Yahudi...
Sejumlah ekstremis Yahudi bersenjata api menyerang warga Palestina di desa Tal, Tepi Barat. Foto/instagram
A A A
TEPI BARAT - Gerakan Fatah Palestina menuduh pemerintah Israel bertanggung jawab penuh atas lonjakan kekerasan ekstremis Yahudi di Tepi Barat yang diduduki. Fatah mengatakan "geng" pemukim, yang didukung pasukan Israel, telah melakukan serangan luas baru-baru ini di beberapa kota dan desa, termasuk Tal, Beit Furik, Deir Jarir, Al-Mughayyir, dan Jit.

Berbagai serangan brutal itu menewaskan 10 warga Palestina dan melukai puluhan orang lainnya.

Gerakan tersebut mengatakan kekerasan tersebut mencerminkan kebijakan pemerintah yang terorganisir berupa pengusiran paksa, perebutan tanah, dan perluasan permukiman.

Eskalasi ini terjadi ketika kampanye militer Israel di Gaza terus berlanjut, dengan Fatah menghubungkan kedua front tersebut sebagai bagian dari "proyek kolonial tunggal".

Gerakan tersebut secara khusus menyebut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan menteri sayap kanan Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich, menuduh mereka memberikan perlindungan politik dan militer untuk kejahatan ekstremis Yahudi.

Fatah mengatakan serangan baru-baru ini termasuk pembakaran rumah dan lahan pertanian, penembakan, perusakan properti, dan pencabutan pohon – taktik yang, menurut mereka, bertujuan menyebarkan teror dan mengusir warga Palestina dari tanah mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved