Ungkap Misteri, Jenazah Pemimpin Libya Gaddafi akan Diserahkan pada Sukunya

Selasa, 07 September 2021 - 05:29 WIB
loading...
A A A
Kedua pria itu tewas bersama Gaddafi pada 20 Oktober 2011 setelah pertempuran Sirte, dengan bukti yang beredar para pemberontak menyiksa mereka dan juga memutilasi tubuh mereka.

Setelah Gaddafi dibunuh, tubuhnya dibawa ke Misrata “untuk pemeriksaan medis” dan kemudian dipajang di depan umum di pusat perbelanjaan lokal.

Gaddafi dimakamkan di lokasi yang tidak diketahui di padang pasir, meskipun ada janji oleh para militan untuk mengembalikan jenazahnya ke keluarganya.

Pekan lalu, pemimpin milisi Libya Salah Badi mengumumkan dia siap mengungkapkan lokasi situs pemakaman Gaddafi di tengah seruan para pendukung mendiang pemimpin Libya itu untuk menyerahkan jenazahnya kepada sukunya demi rekonsiliasi intra-Libya.

Sementara itu, pada Minggu, pihak berwenang Libya membebaskan Saadi Gaddafi, putra ketiga Gaddafi, dari penjara dan menerbangkannya ke luar negeri ke Turki.

Keberadaan Gaddafi muda saat ini tidak diketahui.

Menurut sumber yang berbicara kepada Reuters, pembebasan Saadi Gaddafi dijamin setelah negosiasi antara tokoh suku dan Perdana Menteri Libya sementara Abdulhamid Dbeibeh.

Mantan pemain sepak bola profesional, Saadi Gaddafi, itu menjabat sebagai komandan pasukan khusus Libya selama perang 2011, dan melarikan diri dari negara itu ke Nigeria sebelum negara itu jatuh ke tangan pemberontak.

Pemberitahuan merah Interpol dikeluarkan untuknya pada tahun yang sama, dan pada 2014, Saadi diekstradisi ke Tripoli, ibu kota salah satu dari dua pemerintah yang bersaing memperebutkan kekuasaan atas Libya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Mengerikan, Para Pemukim...
Mengerikan, Para Pemukim Israel Paksa Warga Palestina Gali Kuburan dan Ambil Jenazah di Tanahnya Sendiri
Mantan Menteri Gaddafi:...
Mantan Menteri Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya dengan Mempercayai AS
Eks Menteri Muammar...
Eks Menteri Muammar Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya Percayai AS
Intelijen Inggris dan...
Intelijen Inggris dan Prancis Terlibat Pembunuhan Saif al-Islam Gaddafi, Ini 3 Motifnya
Ribuan Orang Berkumpul...
Ribuan Orang Berkumpul di Libya untuk Pemakaman Saif al-Islam Gaddafi
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved