KBRI Addis Ababa Buka Pendaftaran Konferensi Pelajar Indonesia-Ethiopa Kedua
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 21:52 WIB
loading...
Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Addis Ababa, Ethiopia membuka pedaftaran untuk Indonesia-Ethiopia Student Correspondence Program (IESCOP). Foto/KBRI ADDIS ABABA
A
A
A
ADDIS ABABA - Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Addis Ababa , Ethiopia membuka pedaftaran untuk Indonesia-Ethiopia Student Correspondence Program(IESCOP). Ini adalah pagelaran kedua konferensi pelajar Indonesia-Ethiopia tersebut.
Duta Besar Indonesia untuk Ethiopia, Al Busyra Basnur mengatakan pihaknya menargetkan selkitar 1000 peserta baik dari Indonesia dan Ethiopia, untuk terlibat dalam program ini. Baca juga: Pelajar Indonesia dan Ethiopia Berbagi Cerita Lewat Program Korespondensi
“Tahun ini jumlah peserta IESCOP ditargetkan 1000 orang. Bagi mereka yang tertarik bisa menghubungin KBRI Addis Ababa melalui emailpensosbud.addisababa@ kemlu.go.id,” ujarnya.
Al Busyra menuturkan, dalam program sebelumnya yang berlangsung Juni lalu, sekitar 300 orang pelajar sekolah dasar dan sekolah lanjutan tingkat atas di Indonesia dan Ethiopia terlibat di dalamnya.
“Mereka bertemu secara virtual, di mana mereka berdiskusi dan bercerita tentang diri, keluarga, dan berbagai hal mengenai negara masing-masing,” ujarnya.
Duta Besar Indonesia untuk Ethiopia, Al Busyra Basnur mengatakan pihaknya menargetkan selkitar 1000 peserta baik dari Indonesia dan Ethiopia, untuk terlibat dalam program ini. Baca juga: Pelajar Indonesia dan Ethiopia Berbagi Cerita Lewat Program Korespondensi
“Tahun ini jumlah peserta IESCOP ditargetkan 1000 orang. Bagi mereka yang tertarik bisa menghubungin KBRI Addis Ababa melalui emailpensosbud.addisababa@ kemlu.go.id,” ujarnya.
Al Busyra menuturkan, dalam program sebelumnya yang berlangsung Juni lalu, sekitar 300 orang pelajar sekolah dasar dan sekolah lanjutan tingkat atas di Indonesia dan Ethiopia terlibat di dalamnya.
“Mereka bertemu secara virtual, di mana mereka berdiskusi dan bercerita tentang diri, keluarga, dan berbagai hal mengenai negara masing-masing,” ujarnya.
Lihat Juga :