Warga Afghanistan: Seolah-olah Domba, Taliban Penggal Anak Saya dan Membuangnya

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 09:40 WIB
loading...
Warga Afghanistan: Seolah-olah...
Para milisi Taliban menduduki wilayah Ghanzi, Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
KUNDUZ - Ketika penduduk Kunduz melarikan diri dari kota Afghanistan utara dalam ketakutan untuk hidup mereka minggu ini, para milisi bersenjata Taliban semuanya tersenyum.

Seorang milisi berjanggut berpatroli di kota itu, mengenakan seragam kamuflase dengan senjata tersandang di bahunya, tersenyum berseri-seri saat dia menawarkan jabat tangan ramah ke lengan yang terulur dari jendela mobil.

Baca juga: Taliban Mengamuk, AS Kerahkan 3.000 Tentara untuk Evakuasi Staf Kedutaan

Didukung oleh penarikan pasukan asing pimpinan Amerika Serikat yang akan berakhir akhir bulan ini, kelompok Islamis garis keras ini telah membanjiri jalan-jalan Kunduz setelah merebutnya dengan cepat pada hari Minggu.

Ini adalah salah satu dari sepuluh ibu kota provinsi yang jatuh ke tangan pemberontak dalam seminggu terakhir—beberapa tanpa perlawanan—dalam serangan kilat yang membuat sebagian besar pusat populasi utara jatuh seperti domino.

Para milisi Taliban sekarang mengawasi kota dengan mengendarai sepeda motor atau humvee yang direbut dari pasukan Afghanistan, sementara yang lain berpose untuk foto dengan persenjataan yang diambil.

Pembalasan terhadap mantan pegawai pemerintah, eksekusi singkat, pemenggalan kepala, dan penculikan gadis-gadis untuk pernikahan paksa hanyalah beberapa kengerian yang diceritakan oleh mereka yang telah melarikan diri dari kota Kunduz sejak pengambilalihan oleh Taliban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved