Taliban Makin Merajalela, Rebut Ibu Kota Provinsi Keenam Afghanistan

Senin, 09 Agustus 2021 - 23:01 WIB
loading...
Taliban Makin Merajalela,...
Pejuang Taliban berada di gerbang masuk Aybak, Provinsi Samangan, Afghanistan. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Taliban telah merebut provinsi keenam di Afghanistan hanya dalam waktu empat hari. Kelompok pemberontak itu semakin percaya diri dengan kemampuannya merebut wilayah pemerintah.

Juru bicara kelompok bersenjata Taliban pada Senin pagi mengirim pesan ke media, mengklaim telah merebut Aibak, ibu kota provinsi utara, Samangan.

Wakil Gubernur Provinsi Samangan mengkonfirmasi pengambilalihan tersebut kepada kantor berita AFP.



“Taliban dalam kendali penuh,” ujar wakil gubernur itu, tak lama setelah juru bicara Taliban mencuit bahwa semua instalasi pemerintah dan kepolisian di Aibak telah “dibersihkan”.



Kelompok Taliban mengatakan para pejuangnya sekarang menguasai kompleks gubernur provinsi, direktorat intelijen, markas besar kepolisian dan semua gedung resmi lainnya.



Samangan adalah provinsi kelima yang jatuh ke tangan Taliban dalam waktu kurang dari sepekan, dan keenam secara keseluruhan.

Tidak seperti Jowzjan, Kunduz dan Sar-e-Pol, Samangan pernah dikenal sebagai salah satu provinsi teraman di Afghanistan, dengan sedikit kehadiran Taliban.

Namun, tiga tahun terakhir melihat kehadiran kelompok yang berkembang pesat di provinsi tersebut.

Jatuhnya Samangan akan menambah ketegangan pada kondisi keamanan Afghanistan yang sudah memburuk, karena pasukan komando dan tentara cadangan dikirim ke provinsi-provinsi yang bergolak.

Sementara itu, penduduk di Kandahar, Herat dan Lashkar Gah mengatakan pertempuran masih berkecamuk di dekat ibu kota mereka, yang telah coba dikuasai Taliban selama lebih dari sebulan.

Pada Minggu, Kementerian Pertahanan Afghanistan mengklaim telah meluncurkan operasi pembersihan di Kunduz, tetapi penduduk yang berbicara kepada Al Jazeera mengatakan, “Taliban menghabiskan sebagian besar hari Senin untuk mencoba lebih dekat ke bandara.”

Menurut sumber di lapangan, kelompok Taliban berhasil mencapai jarak tiga kilometer dari Bandara dan pertempuran berlanjut di kota.

Dengan jalan dari Kabul ke Kunduz telah berada dalam kendali pemberontak selama beberapa bulan, warga khawatir pengambilalihan bandara oleh Taliban akan menjadi “bencana” yang menghalangi para pejabat dan warga mengungsi.

Pejabat kesehatan di Kunduz mengatakan mereka telah merawat puluhan warga sipil yang terluka sejak Minggu sore, ketika Taliban pertama kali mengibarkan bendera putih mereka dari alun-alun utama kota.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Tiru Ukraina, Taliban...
Tak Tiru Ukraina, Taliban Tidak Akan Tawarkan Mineral Langka ke AS
Senator Top AS: Ukraina...
Senator Top AS: Ukraina Bisa Lebih Buruk daripada Afghanistan
5 Negara Korup dengan...
5 Negara Korup dengan Militer Terlemah, Nomor 1 dan 4 Berpenduduk Mayoritas Muslim
Perang 2 Negara Muslim...
Perang 2 Negara Muslim Makin Panas, Tentara Pakistan dan Afghanistan Baku Tembak di Perbatasan
Trump Ingin Tentara...
Trump Ingin Tentara AS Kembali ke Afghanistan karena Rudal Nuklir China
Pernah Mempertaruhkan...
Pernah Mempertaruhkan Nyawa untuk SBS dan SAS, 2.000 Mantan Tentara Afghan Tidak Dapat Suaka ke Inggris
Daftar 8 Negara Asia...
Daftar 8 Negara Asia Selatan, Lengkap Beserta Penjelasannya
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
Piala Asia U-17 2025...
Piala Asia U-17 2025 Live di iNews: Thailand vs Uzbekistan dan Arab Saudi Kontra China
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
1 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
3 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
4 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
4 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
6 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
7 jam yang lalu
Infografis
UU DKJ Diteken Jokowi,...
UU DKJ Diteken Jokowi, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved