Ribuan Orang Demo Menentang Lockdown di Australia, Dicap 'Orang Bodoh yang Egois'
Sabtu, 24 Juli 2021 - 15:39 WIB
loading...
Ribuan orang turun ke jalan menentang lockdown di Sydney, Australia, Sabtu (24/7/2021). Foto/Steve Hart via news.com.au
A
A
A
SYDNEY - Ribuan pengunjuk rasa anti-lockdown berbaris di kawasan Central Business District (CBD) Sydney, New South Wales (NSW), Australia , pada hari Sabtu (24/7/2021).
Menteri Kepolisian NSW, David Elliott, kesal dengan demonstrasi itu karena momennya tidak tepat. Demo terjadi pada saat kasus infeksi COVID-19 harian melonjak di wilayah tersebut. Elliott mencap para demonstran sebagai kelompok "orang bodoh yang egois".
Baca juga: Kisah Tragis Sohail Pardis, Penerjemah untuk Militer AS yang Dipenggal Taliban
Foto-foto yang mengejutkan menunjukkan para pengunjuk rasa berkerumun bersama-sama saat mereka berjalan di jalan utama Broadway menuju pusat kota, memegang rambu-rambu dan menghentikan lalu lintas.
"Apa yang kita lihat hari ini adalah 3.500 orang bodoh yang sangat egois," kata Elliott. “Orang-orang yang mengira hukum tidak berlaku untuk mereka.”
Dia mengatakan satuan tugas detektif kepolisian akan bekerja sepanjang waktu untuk mengidentifikasi para pengunjuk rasa dan menuntut mereka karena melanggar protokol kesehatan masyarakat.
Para petugas polisi yang menunggang kuda mengikuti para pengunjuk rasa—banyak dari mereka tidak memakai masker wajah—saat mereka berjalan menuju Balai Kota.
Menteri Kepolisian NSW, David Elliott, kesal dengan demonstrasi itu karena momennya tidak tepat. Demo terjadi pada saat kasus infeksi COVID-19 harian melonjak di wilayah tersebut. Elliott mencap para demonstran sebagai kelompok "orang bodoh yang egois".
Baca juga: Kisah Tragis Sohail Pardis, Penerjemah untuk Militer AS yang Dipenggal Taliban
Foto-foto yang mengejutkan menunjukkan para pengunjuk rasa berkerumun bersama-sama saat mereka berjalan di jalan utama Broadway menuju pusat kota, memegang rambu-rambu dan menghentikan lalu lintas.
"Apa yang kita lihat hari ini adalah 3.500 orang bodoh yang sangat egois," kata Elliott. “Orang-orang yang mengira hukum tidak berlaku untuk mereka.”
Dia mengatakan satuan tugas detektif kepolisian akan bekerja sepanjang waktu untuk mengidentifikasi para pengunjuk rasa dan menuntut mereka karena melanggar protokol kesehatan masyarakat.
Para petugas polisi yang menunggang kuda mengikuti para pengunjuk rasa—banyak dari mereka tidak memakai masker wajah—saat mereka berjalan menuju Balai Kota.
Lihat Juga :