Tunjukkan Komitmen Pengembangan Energi Terbarukan, Australia Gelontorkan Rp130 Miliar ke Indonesia
Senin, 10 Februari 2025 - 20:03 WIB
loading...
Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia Gita Kamath. Foto/australiaawardsindonesia
A
A
A
JAKARTA - Dana investasi berdampak (impact investment) unggulan Australia , Australian Development Investments (ADI), hari ini mengumumkan komitmen investasi sebesar USD8 juta atau Rp10 miliar untuk Dana Iklim dan Keberlanjutan milik perusahaan modal ventura Indonesia, AC Ventures.
Investasi tersebut akan ditanamkan di berbagai sektor seperti energi terbarukan, mobilitas kendaraan listrik, efisiensi energi, pengelolaan limbah dan ekonomi sirkular, serta pertanian cerdas iklim dengan tujuan mencapai pengurangan emisi CO2 sebesar 10 megaton.
Ini adalah investasi ADI pertama melalui KINETIK – Kemitraan Iklim, Energi Terbarukan, dan Infrastruktur Australia-Indonesia.
“Komitmen investasi Pemerintah Australia akan memungkinkan AC Ventures untuk mengidentifikasi, berinvestasi dan mendukung bisnis yang berada di garis depan transisi energi,” kata Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia Gita Kamath.
“Australia berkomitmen untuk berinvestasi melalui dana yang memberikan keuntungan finansial dan dampak iklim, gender, dan pembangunan yang terukur di Indonesia.”
Investasi tersebut akan ditanamkan di berbagai sektor seperti energi terbarukan, mobilitas kendaraan listrik, efisiensi energi, pengelolaan limbah dan ekonomi sirkular, serta pertanian cerdas iklim dengan tujuan mencapai pengurangan emisi CO2 sebesar 10 megaton.
Ini adalah investasi ADI pertama melalui KINETIK – Kemitraan Iklim, Energi Terbarukan, dan Infrastruktur Australia-Indonesia.
“Komitmen investasi Pemerintah Australia akan memungkinkan AC Ventures untuk mengidentifikasi, berinvestasi dan mendukung bisnis yang berada di garis depan transisi energi,” kata Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia Gita Kamath.
“Australia berkomitmen untuk berinvestasi melalui dana yang memberikan keuntungan finansial dan dampak iklim, gender, dan pembangunan yang terukur di Indonesia.”
Lihat Juga :