Kisah Tragis Sohail Pardis, Penerjemah untuk Militer AS yang Dipenggal Taliban

Sabtu, 24 Juli 2021 - 12:06 WIB
loading...
Kisah Tragis Sohail...
Sohail Pardis, pria Afghanistan yang menjadi penerjemah untuk militer Amerika Serikat, dipenggal gerilyawan Taliban pada Mei lalu. Foto/Family Handout via CNN
A A A
KABUL - Pada 12 Mei lalu, Sohail Pardis, sedang mengemudi dari rumahnya di Ibu Kota Afghanistan , Kabul, ke provinsi Khost. Dia bermaksud menjemput saudara perempuannya untuk merayakan Idul Fitri yang segera tiba.

Itu seharusnya menjadi acara bahagia yang dinikmati bersama keluarga. Tetapi selama perjalanan lima jam pada hari itu, ketika Pardis, 32, melewati padang pasir, kendaraannya diblokir di sebuah pos pemeriksaan oleh gerilyawan Taliban.

Baca juga: Bombardir Militer AS di Somalia Berlanjut, Pentagon Dikecam

Beberapa hari sebelumnya, Pardis telah menceritakan kepada temannya bahwa dia menerima ancaman pembunuhan dari Taliban, yang mengetahui bahwa dia telah bekerja sebagai penerjemah untuk Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) selama 16 bulan selama konflik selama 20 tahun.

"Mereka mengatakan kepadanya bahwa Anda adalah mata-mata Amerika, Anda adalah mata Amerika dan Anda kafir, dan kami akan membunuh Anda dan keluarga Anda," kata teman dan rekan kerjanya, Abdulhaq Ayoubi, menirukan kalimat ancaman tersebut dalam wawancaranya dengan CNN, Jumat (23/7/2021).

Saat mendekati pos pemeriksaan, Pardis menginjak pedal gas untuk melaju kencang. Dia tidak terlihat hidup lagi.

Penduduk desa yang menyaksikan insiden itu mengatakan kepada Bulan Sabit Merah bahwa Taliban menembak mobilnya sebelum berbelok dan berhenti. Mereka kemudian menyeret Pardis keluar dari kendaraan dan memenggalnya.

Pardis adalah salah satu dari ribuan penerjemah Afghanistan yang bekerja untuk militer AS dan sekarang menghadapi penganiayaan oleh Taliban, karena kelompok itu menguasai petak-petak yang lebih luas di negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved