Laporan Kongres AS Ungkap Kelemahan Signifikan Militer China

Selasa, 08 Juni 2021 - 19:54 WIB
loading...
Laporan Kongres AS Ungkap...
Laporan Kongres AS ungkap kelemahan signifikan militer China. Foto/Newsweek
A A A
WASHINGTON - Sebuah laporan Kongres Amerika Serikat (AS) terbaru mengatakan bahwa China sudah "mengikis" keunggulan militer pasukan Amerika di wilayah perang tertentu. Meski begitu, laporan tersebut juga mengungkapkan "kelemahan signifikan" Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China ditengah persaingannya dengan pasukan Amerika untuk supremasi militer global.

Laporan terbaru US Congressional Research Service (CRS) menggambarkan kurangnya pengalaman tempur China sebagai kelemahan yang signifikan PLA.

"Pejabat PLA sering merujuk pada endemik 'penyakit perdamaian' di pasukan, dan khawatir bahwa pasukan yang belum pernah melihat pertempuran akan menjadi puas diri dan berjuang untuk mempertahankan kesiapan," bunyi laporan yang diterbitkan oleh CRS, sebuah organisasi Kongres AS sejak 1914, seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (8/6/2021).

Laporan tersebut mencatat bahwa PLA terakhir melakukan perang skala penuh pada tahun 1979, ketika PLA melancarkan serangan terhadap tetangga selatan China, Vietnam. Sejak 1949, PLA telah terlibat dalam perang skala penuh hanya tiga kali yaitu Perang Korea (1950-1953), perang China-India 1962, dan perang China-Vietnam 1979.

"Bentrokan mematikan antara pasukan China dan tentara India di Lembah Galwan di wilayah perbatasan Ladakh yang disengketakan Juni lalu dikategorikan sebagai tindakan "non-perang" dalam bahasa PLA," menurut laporan Kongres Amerika.

Baca juga: Biden pada Militer AS: Xi Jinping Percaya China Akan Miliki Amerika dalam 10 Tahun

Laporan itu mengatakan bahwa pasukan darat PLA khususnya telah “berjuang” untuk melatih personel dan mengoperasikan peralatan canggih baru yang akhir-akhir ini telah menggantikan perangkat keras militer warisan di pasukan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved