ISIS Afrika: Pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau Tewas Ledakkan Diri

loading...
ISIS Afrika: Pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau Tewas Ledakkan Diri
Pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau. Foto/Boko Haram Handout/Sahara Reporters via REUTERS
ABUJA - Kelompok Islamic State West African Province (ISWAP) atau ISIS cabang Afrika mengatakan dalam rekaman audio bahwa pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau telah tewas meledakkan diri.

Menurut kelompok itu, Shekau tewas meledakkan diri pada 18 Mei saat dikejar anggota ISWAP dalam sebuah pertempuran. ISWAP merupakan kelompok yang bersaing dengan Boko Haram di Nigeria.

Baca juga: Israel Siapkan Jet-jet Tempur Siluman F-35 untuk Serang Iran



Rekaman audio ISWAP diperoleh oleh Reuters pada hari Minggu (6/6/2021). Suara dalam rekaman itu adalah suara Abu Musab al-Barnawi yang mengeklaim sebagai pemimpin ISWAP.

"Abubakar Shekau, Tuhan telah mengadilinya dengan mengirimnya ke surga," katanya dalam rekaman tersebut.

Dua orang yang akrab dengan al-Barnawi mengatakan kepada Reuters bahwa suara dalam rekaman itu adalah suara pemimpin ISWAP.

Sebuah laporan intelijen Nigeria yang dibagikan oleh seorang pejabat pemerintah dan peneliti Boko Haram juga mengatakan Shekau sudah tewas.

Pemimpin Boko Haram dilaporkan telah terbunuh beberapa kali selama 12 tahun terakhir, termasuk dalam pengumuman oleh militer, namun kemudian muncul lagi dalam sebuah posting video.

Dalam rekaman audio, pria yang diidentifikasi sebagai al-Barnawi mengatakan para milisinya telah mencari panglima perang atas perintah pimpinan kelompok Islamic State, dan memerangi gerilyawan Boko Haram sampai Shekau melarikan diri.

"ISWAP mengejarnya dan menawarkannya kesempatan untuk bertobat dan bergabung dengan mereka," katanya.



"Shekau lebih suka dipermalukan di akhirat daripada dipermalukan di Bumi, dan dia langsung bunuh diri dengan meledakkan bahan peledak," katanya.

Baca juga: Terungkap, 1.200 Rudal Israel Gagal Meledak di Gaza

Boko Haram mendapatkan ketenaran di seluruh dunia setelah penculikan tahun 2014 terhadap lebih dari 270 siswi dari kota Chibok. Penculikan itu memicu kampanye global untuk pemulangan para siswa yang dikenal dengan kampanye #BringBackOurGirls yang didukung oleh beberapa tokoh dunia termasuk Michelle Obama.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top