Tentara Sudan Kuasai Istana Kepresidenan, Pemberontak Masih Tebar Ancaman

Sabtu, 22 Maret 2025 - 18:27 WIB
loading...
Tentara Sudan Kuasai...
Tentara Sudan kuasai istana kepresidenan. Foto/Al Arabiya
A A A
KHARTOUM - Tentara Sudan merebut kendali penuh atas istana presiden di pusat kota Khartoum pada hari Jumat. Itu menjadi keuntungan besar dalam konflik dua tahun dengan kelompok bersenjata saingan yang telah mengancam akan membagi negara tersebut.

Pasukan Paramiliter Rapid Support Forces (RSF) mengatakan beberapa jam kemudian bahwa mereka tetap berada di sekitar istana, dan telah melancarkan serangan yang telah menewaskan puluhan tentara di dalamnya.

Sumber-sumber militer mengatakan para pejuang berada sekitar 400 meter jauhnya. Mereka mengatakan pasukan tentara telah mengalami serangan pesawat nirawak yang menewaskan beberapa tentara serta tiga wartawan dari televisi pemerintah.

Tentara telah lama berada dalam posisi yang tidak menguntungkan tetapi baru-baru ini memperoleh keuntungan dan telah merebut kembali wilayah dari RSF di bagian tengah negara.

Sementara itu RSF telah mengonsolidasikan kendali di wilayah barat, memperkuat garis pertempuran dan menggerakkan negara menuju pemisahan secara de facto.

Melansir Al Arabiya, RSF berupaya untuk mendirikan pemerintahan paralel di wilayah yang dikuasainya, meskipun hal itu tidak diharapkan akan mendapat pengakuan internasional yang luas.

RSF dengan cepat merebut istana presiden di Khartoum, bersama dengan seluruh kota, setelah perang meletus pada April 2023 atas integrasi paramiliter ke dalam angkatan bersenjata.

Tentara membagikan video tentara yang bersorak di halaman istana, jendela kacanya pecah dan dindingnya berlubang karena peluru. Gambar menunjukkan lapisan luar istana yang baru dibangun itu robek akibat ledakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UEA Bayar Tentara Bayaran...
UEA Bayar Tentara Bayaran Kolombia untuk Membantu Militan Sudan Bunuh Warga Sipil
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Surati 'Sheikh Mata-mata' UEA soal Yaman dan Sudan
Laporan Investigasi:...
Laporan Investigasi: Tentara Bayaran Kolombia Gabung RSF dalam Perang Sudan, Digaji UEA
Sudan dan Palestina...
Sudan dan Palestina Jadi Negara Paling Rawan Konflik pada 2026, Apa Pemicunya?
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang, Salah Satunya Disebut Konflik Abadi
Butuh Persenjataan,...
Butuh Persenjataan, Sudan Tawarkan Pangkalan Militer di Laut Merah kepada Rusia
Terima Dubes Yassir...
Terima Dubes Yassir Mohamed, Baznas Perkuat Sinergi Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved