Presiden Parlemen Eropa Dukung Negara Balkan Masuk Uni Eropa

Minggu, 06 Juni 2021 - 11:52 WIB
loading...
Presiden Parlemen Eropa...
Presiden Parlemen Eropa David Sassoli. Foto/Radio Free Europe
A A A
BRUSSELS - Presiden Parlemen Eropa David Sassoli telah menyerukan untuk mengizinkan negara-negara Balkan Barat masuk ke Uni Eropa (UE). Sasoli mengatakan perluasan UE akan positif bagi perdamaian dan kemakmuran.

"Pembesaran dapat membawa manfaat besar baik ke kawasan dan ke Eropa secara keseluruhan, membantu mengamankan benua yang stabil, makmur dan damai," kata Sassoli, seperti dikutip Radio Free Europe dari media Jerman, Funke Mediengruppe, Minggu (6/6/2021).

Tetapi seberapa cepat mereka dapat bergabung tergantung pada pemenuhan kriteria aksesi negara-negara Balkan Barat.

"Reformasi masih perlu diselesaikan di setiap negara ini," ucap Sassoli, menambahkan bahwa UE juga harus menepati janjinya dan mengakui kemajuan.

Baca juga: Pesawat Belarusia 'Haram' Masuk Langit Uni Eropa

UE sudah melakukan pembicaraan aksesi dengan Montenegro dan Serbia, sementara Albania dan Makedonia Utara adalah kandidat resmi. Makedonia Utara bulan lalu menerima dukungan dari Austria, Republik Ceko, dan Slovenia untuk memulai pembicaraan dengan UE.

Bosnia-Herzegovina dan Kosovo sejauh ini dianggap sebagai kandidat potensial untuk negosiasi.

Proses perluasan UE telah menghadapi tantangan besar, termasuk beberapa yang berakar pada perpecahan etnis di negara-negara Balkan Barat. Kebulatan suara diperlukan dari semua anggota UE untuk mengadopsi kerangka negosiasi.

Bulgaria tahun lalu memveto dimulainya negosiasi aksesi UE dengan Makedonia Utara atas sengketa bahasa dan sejarah.

Baca juga: Senator Irlandia Serukan Sanksi terhadap Israel, Sebut Uni Eropa Munafik

Bulgaria, yang ingin Skopje mengakui bahwa identitas dan bahasanya memiliki akar bahasa Bulgaria, bulan lalu mengatakan tidak berencana untuk mencabut hak vetonya pada pembicaraan aksesi.

Skopje telah lama bersikeras bahwa bahasa Makedonia adalah bahasa Slavia Selatan yang berbeda yang membentuk bagian dari budaya dan identitas nasional negara itu, sementara Sofia mengatakan bahwa bahasa Makedonia adalah dialek regional Bulgaria.

Banyak orang di Barat telah mendesak UE untuk mempercepat pembicaraan kenaikan, melihat keanggotaan di blok itu sebagai cara melawan upaya Rusia dan China untuk mendapatkan pengaruh di wilayah tersebut.

Baca juga: Sekutu Israel, Hongaria Kutuk Seruan Gencatan Senjata Uni Eropa
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved